Pelajar SMAN 7 Denpasar ini tewas dengan cedera kepala berat dengan luka pipi kiri memar, dari mulut keluar darah dan di bagian kepala bagian belakang mengeluarkan darah.
"Saya panik dan shock saat mendengar kabar tersebut. Hanya dikabarkan Oky masuk RS Sanglah setelah mengalami kecelakaan lalu lintas," ucap Tiari Bintang yang saat kejadian berada di rumahnya di Jalan Gunung Batur Gang Salak I No 2 Pemecutan Kelod, Monang Maning, Denpasar.
Dikatakan Tiari, setelah ke RS Sanglah baru tahu Oky sudah meninggal dunia. Oky meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Jadi belum sempat dilakukan penanganan medis. (bersambung halaman berikutnya)
Kecelakaan yang menimpa adiknya terjadi di Jalan Raya Diponegoro tepat berada didepan Mall Ramayana, Denpasar di sisi barat jalan depan Pos Polisi Diponegoro.
Sepeda motor Honda Scoopy DK 6361 EO yang dikendarai Oky bergerak dari arah selatan ke utara, dengan kecepatan tinggi.
Setibanya di tempat kejadian Oky hilang kendali dan sepeda motor yabg dikendarainya oleng ke kiri. Sehingga menghantam pohon perindang di tepi jalan.
Tidak ada firasat sebelum kematian adiknya. Namun, Oky sempat berpesan kepada mama. Malam sebelum kejadian, Oky kirim pesan via whatshapp kepada mamanya yang saat itu sedang berada di Thailand.
Oky minta dibelikan topi berwarna putih. Padahal, Oky tidak suka dengan warna putih. "Melihat pesan tersebut baru saya berpikir tumben adik minta topi warna putih.
Padahal warna putih tidak begitu Oky senang," ungkap penyanyi dengan nama lengkap Ni Luh Putu Eni Arya Hastiari ini. (bersambung halaman berikutnya)
Tiari menuturkan mamanya baru tahu hari ini Oky meninggal. Mamanya seketika pingsan dalam mobil. Belum turun melihat jenazah Oky.
Sedangkan papa belum mengetahui Oky telah meninggal dunia. Karena papanya kondisi sakit jantung dan diabetes dirawat di ruang ICU jantung RS Sanglah.
"Saya belum berani kasih kabar ke papa, takut papa nanti kenapa-kenapa," imbuh Tiari sambil meneteskan air mata.
"Banyak kenangan dengan Oky. Kami berdua sering bernyanyi bareng. Tetapi konser dan manggung bareng tidak pernah. Lagu yang kami sering bawakan lagu-lagu dari band The Beatles," tambahnya.
Jenazah Oky sementara dititipkan di RS Sanglah sampai Minggu (22/10) depan. Baru kemudian (23/10) dimakamkan.
Tterlihat teman-teman sekolah Oky dari SMAN 7 Denpasar datang ke kamar jenazah RS Sanglah. Sementara itu vokalis Band Lolot menyempatkan hadir melihat jenazah Oky di RS Sanglah. (uli) Editor : Yoyo Raharyo