Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Duh, Jendral Petrus Sebut Banyak Massa Demo Bukan Orang Bali

Donny Tabelak • Jumat, 9 Oktober 2020 | 10:55 WIB
duh-jendral-petrus-sebut-banyak-massa-demo-bukan-orang-bali
duh-jendral-petrus-sebut-banyak-massa-demo-bukan-orang-bali

DENPASAR - Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose turun langsung memantau aksi demonstrasi menolak Omnibus Law yang digelar di depan kampus Unud, Sudirman, Denpasar Kamis petang kemarin (8/10).


Aksi demo yang diikuti ribuan mahasiswa dan buruh itu sempat memancing terjadinya kericuhan. Bahkan, polisi berusaha membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata ke arah ribuan demonstran. 


Aksi demo baru benar-benar usai sekitar pukul 19.30 Wita. "Situasi sudah oke, tidak ada petugas yang terluka dan tak ada yang dilakukan penangkapan kepada adik-adik mahasiswa," terang Irjen Petrus Golose kepada awak media usai aksi demo.


Irjen Petrus Golose berpendapat bahwa aksi yang dilakukan oleh polisi terhadap massa aksi dilakukan dengan humanis.


Tindakan aparat itu juga menurut dia sudah sesuai dengan standar SOP yang berlaku. "Jadi ini yang sudah dilakukan oleh anggota.


Saya berusaha menenangkan anggota agar tak terprovokasi dengan provokasi yang ada. Tidak ada yang terluka," ujar Irjen Petrus Golose.


Irjen Petrus Golose juga menambahkan bahwa banyak massa yang ikut dalam aksi itu bukan orang Bali.


"Bisa dilihat kita dengan kearifan lokal dan banyak yang hadir bukan orang bali. Sehingga kita menggunakan bahasa Bali agar mau keluar.


Saya memantau langsung dan mereka keluar pelan-pelan. Hanya disuruh mereka," klaim Irjen Petrus Golose. 


Selanjutnya, kata dia, polisi akan melakukan patroli berskala besar untuk mencegah adanya massa yang datang aksi lagi.


"Ini mahasiswa, kita berusaha persuasif. Ini anak-anak kita atau saya. Kita persuasif," tandas jendral bintang dua asal Manado, Sulawesi Utara ini.

Editor : Donny Tabelak
#gas air mata #polda bali #dprd bali