TABANAN- Made Merto Wenten, 41, pelaku persetubuhan alias wik wik dengan korban siswi SMP di Baturiti, Tabanan sudah ditangkap jajaran Polsek Baturiti.
Pria beristri ini ditangkap polisi di wilayah Sukasada, Buleleng saat membawa kabur korban berinisial NM.
Lalu siapa sebenarnya Made Merto Wenten, pria bejat yang tega menyetubuhi remaja berusia 16 tahun ini? Bagaimana juga kronologi hingga pelaku bisa membawa kabur dan menodai korban?
Kapolsek Baturiti AKP Fachmi dikonfirmasi, Senin (9/11) menjelaskan, sejatinya Pelaku Wenten berasal dari Sukasada, Buleleng.
Namun tahun 1999 pelaku merantau bersama istri ke daerah Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Sedangkan hingga pelaku kenal dengan korban yakni terjadi sekitar awal Januari 2020.
Made Merto Wenten berkenalan dengan korban NM melalui media sosial facebook.
Seiring berjalan waktu, keduanya kemudian merasa dekat. Bahkan, komunikasi pun intens dilakukan keduanya melalui jejaring media sosial.
Singkat cerita, karena kedekatannya dengan korban, pelaku mengaku tertarik dengan korban dan mengutarakan maksud hatinya kepada korban.
Bahkan, untuk membuktikan keseriusannya dengan korban, segala cara dilakukan pelaku agar korban percaya dan mau dijadikan kekasih pelaku.
Adapun modus pelaku, selain meyakin korban dengan mengaku sebagai duda dan membelikan sepeda motor. Pelaku juga mengiming-imingi dan menjanjikan korban memenuhi keperluan dan modal usaha korban.
“Pelaku ini menjanjikan modal usaha obat-obatan kepada korban. Dimana hasil usaha tersebut akan diberikan kepada korban untuk membangun rumah tempat tinggalnya,” terang AKP Fachmi.
Bahkan, demi meyakinkan korban, pada tanggal 8 September lalu, tersangka nekat datang ke Bali menemui korban.
Kemudian, pada 12 Oktober, pelaku kembali datang jauh-jauh dari Sulawesi Utara ke Bali untuk kali kedua menemui dan menjemput korban.
Nah, saat dijemput itulah, korban disetubuhi pelaku.
Editor : Didik Dwi Pratono