Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Diduga Terpeleset Saat Mandi, Warga Klungkung Ditemukan Tewas di Tukad

Didik Dwi Pratono • Selasa, 17 November 2020 | 02:15 WIB
diduga-terpeleset-saat-mandi-warga-klungkung-ditemukan-tewas-di-tukad
diduga-terpeleset-saat-mandi-warga-klungkung-ditemukan-tewas-di-tukad

SEMARAPURA – Warga Jalan Kenyeri IX, Lingkungan Banjar Jelantik Koribatu, Desa Tojan, Minggu (15/11) sekitar pukul 23.15 WITA dibuat gempar.


Heboh warga itu menyusul dengan tewasnya I Ketut Mudiarsa, 64, warga Banjar Jelantik Koribatu, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung di aliran sungai Tukad Cau.


Kapolsek Klungkung, Kompol I Nyoman Suparta, saat dikonfirmasi Senin (16/11) membenarkan dengan tewasnya Mudiarsa.


Dijelaskan, sebelum ditemukan tewas, korban oleh keluarganya sempat dikabarkan menghilang.


“Keluarga sempat mencari korban karena tidak kunjung pulang ke rumah setelah pamit mandi ke Simpang Empat Tukad Cau, Jalan Puputan, Kelurahan Semarapura Klod, Minggu (15/11) sekitar pukul 17.00,”jelas Suparta.


Selanjutnya, bersama warga dan petugas dari BPBD Klungkung serta personel Polri, keluarga akhirnya melakukan pencarian.


Singkat cerita, usai melakukan pencarian beberapa jam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 23.15 WITA.


“Karena tidak pulang sampai larut malam, pihak keluarga mengecek lokasi tempat mandi korban. Dan mendapati sepeda motor Supra DK 6981 ME milik korban terparkir di pinggir jalan (di atas sungai Tukad Cau) dengan kunci nyantol serta sepasang sandal jepit warna putih tali biru berada di bibir sungai,” terangnya.


Selanjutnya, melalui petunjuk (sepeda motor dan barang milik korban) warga dan petugas kemudian melakukan penyusuran dan berhasil menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal.


“Korban saat ditemukan masih menggunakan celana pendek dan baju. Ditemukan luka sobek pada dahi bagian kanan dan dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ungkapnya.


Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada dikonfirmasi terpisah menyatakan, sebelum tewas, korban diduga terpleset dan jatuh ke sungai saat akan mandi di sungai Tukad Cau, Jalan Puputan, Kelurahan Semarapura Klod.


Arus air sungai yang cukup deras waktu itu membuat korban akhirnya terseret hingga ditemukan tidak bernyawa di aliran sungai Tukad Cau, Jalan Kenyeri IX yang jaraknya 1 km dari lokasi ditemukannya sandal dan masker korban.


“Saat kami mencari keberadaan korban, di sekitar lokasi ditemukannya sandal dan sepeda motor korban itu cukup licin dan arus air sangat deras. Sehingga dimungkinkan korban terpleset dan jatuh. Apalagi dahi korban luka yang dimungkinkan akibat membentur senderan sungai saat terpeleset,” katanya.


Menurutnya arus air sungai yang deras sempat mempersulit pencarian. Sehingga warga memiliki inisiatif untuk menutup pintu sungai tersebut. Setelah air sungai surut dan dilakukan penelusuran sepanjang aliran sungai, korban akhirnya berhasil ditemukan.

Editor : Didik Dwi Pratono
#polsek klungkung #bpbd klungkung