TAK ADA yang tahu kapan ajal menjemput. Begitu juga yang dialami I Nyoman Fery Wirawan.
Pemuda berusia 22 tahun asal Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Karangasem, ini meninggal dunia setelah tersambar petir.
Sedangkan rekannya, I Ketut Kurniawan, 16 yang masih satu desa selamat.
DEWA AYU PITRIARISANTI, Amlapura
WARGA Dusun Tunas Sari, Desa Tianyar, Kubu, Karangasem, Bali, Selasa sore (9/3) sekitar pukul 15.00 WITA dibuat geger.
Geger warga ini menyusul dengan musibah yang dialami dua warga Desa Tianyar, Nyoman Fery Wirawan dan I Ketut Kurniawan.
Kedua pemuda ini tersambar petir saat hendak perjalanan pulang usai mengirim barang di wilayah Dusun Tunas Sari, Desa Tianyar, Selasa (9/3).
Seperti dibenarkan Kapolsek Kubu AKP I Nengah Sona.
Dijelaskan, kronologi hingga kedua korban tersambar petir bermula ketika Fery bersama Kurniawan membawa barang pesanan orang di wilayah Dusun Tunas Sari, Desa Tianyar, Selasa (9/3) sekitar pukul 14.30 WITA.
Setelah selesai mengantar barang kepada pemesan, tiba-tiba hujan turun ketika mereka dalam perjalanan pulang.
Akhirnya mereka pun berteduh di bawah pohon boni sambil mencari buahnya.
“Kemudian sekitar pukul 15.00 WITA, korban Fery dan Kurniawan hendak menaiki sepeda motor (bernopol DK 2291 ABJ) tiba-tiba mendengar suara gemuruh petir,” katanya.
Tanpa disadari, tepat saat keduanya hendak naik ke atas jok sepeda motor, tiba-tiba Korban Fery dan Korban Kurniawan terpental dari motornya.
Saat itu, korban Nyoman Fery terpental jatuh di sebelah motornya. Sedangkan Korban Kurniawan terpental hingga 7 meter dari lokasi sepeda motor.
“Korban Kurniawan sempat tidak sadarkan diri di TKP. Beberapa menit kemudian korban terbangun dalam keadaan masih pusing dan melihat korban Fery dalam keadaan telungkup di sebelah motornya,” terangnya.
Melihat Fery yang tidak sadarkan diri, Kurniawan pun berusaha meminta bantuan warga sekitar.
Selanjutnya, dengan dibantu warga sekitar, Korban Fery kemudian dibawa ke Puskesmas Kubu II.
Namun karena kondisinya yang cukup parah dan tidak memungkinkan untuk dirawat di puskesmas, akhirnya Korban Fery dirujuk ke RS Pratama Kubu.
“Korban (Nyoman Fery Kurniawan) sudah dinyatakan meninggal dunia pada pukul 15.30. Pada tubuh korban ditemukan luka lebam pada bagian dada dan di lengan tangan kanan korban diduga akibat sambaran petir,” tukasnya.
Editor : Didik Dwi Pratono