Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Potensi Kenakalan Remaja di Negara Meningkat Saat Pandemi

Didik Dwi Pratono • Kamis, 20 Mei 2021 | 01:45 WIB
potensi-kenakalan-remaja-di-negara-meningkat-saat-pandemi
potensi-kenakalan-remaja-di-negara-meningkat-saat-pandemi

NEGARA- Potensi kenakalan remaja pada masa pandemi Covid-19 meningkat selama pandemi Covid-19.


Diduga, peningkatan potensi kenakalan ini dipicu karena banyaknya waktu kosong dan waktu diluar aktivitas sekolah yang dimiliki selepas pembelajaran daring (dalam jaringan) alias online.


Seperti diungkapkan Kapolsek Negara AKP I Gusti Made Sudarma Putra, saat tatap muka dengan Camat Negara, Danramil Negara, Perbekel dan Lurah se-Kecamatan Negara, Rabu (19/5).


Menurutnya, dari segi ketentraman dan ketertiban masyarakat melihat memang akhir -akhir ini semakin meningkat. "Wilayah kami saja (Polsek Negara), terjadi dua kasus yang melibatkan remaja," ungkapnya, didampingi wakapolsek AKP Eddy Waluyo.


Mantan Kasatreskrim Polres Jembrana ini menyebut, dua kasus melibatkan remaja di wilayah Polsek Negara adalah kasus pencurian sesari di Kelurahan Lelateng dan trek-trekan di pesisir pantai.


Karena itu, pihaknya bersama Koramil, Kecamatan dan Perbekel berkoordinasi untuk meningkatkan keamanan wilayah masing-masing.


Dalam kesempatan itu, kapolsek menyampaikan agar masyarakat, khususnya remaja bijak menggunakan medsos dan taat menerapkan protokol kesehatan.


"Saya tekankan pada perbekel untuk menjaga masyarakatnya menjadi korban kesehatan dan pelaku kejahatan," terangnya. 


Terkait dengan kasus trek-trekan, Selasa (18/5) lalu, Kapolsek yan baru sepekan menjabat menambahkan, enam orang remaja yang diamankan sudah dipanggil orang tuanya untuk diberikan pembinaan. Sedangkan barang bukti motor yang diamankan disita di Polsek Negara.


"Kami sudah sampaikan pada orang tua remaja yang trek-trekan untuk melengkapi surat-surat kendaraan," tegasnya.


Menurut Kapolsek, pada saat mengamankan trek-trekan yang terjadi di pantai Pebuahan dan Pantai Rening, mendapat dukungan masyarakat.


Terutama nelayan, karena trek-trekan yang dilakukan para remaja setiap sore mengganggu aktivitas nelayan, sehingga dengan penangkapan yang dilakukan kepolisian menimbulkan efek jera agar tidak ada trek-trekan lagi.


Tindaklanjut dari penangkapan trek-trekan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan tempat modifikasi motor yang digunakan untuk trek-trekan.


“Bengkel-bengkel motor, terutama yang modifikasi motor untuk trek-trekan nantinya akan kami berikan pembinaan,” tukasnya.


 

Editor : Didik Dwi Pratono
#camat negara #pandemi covid-19 #polsek negara #kenakalan remaja