DENPASAR- Keributan di klub malam kembali terjadi di kawasan Seminyak, Kuta, Badung, Bali, Minggu dini hari (30/50 sekitar pukul 01.30 WITA.
Kali ini, diduga karena mabuk berat, seorang oknum perwira pertama polisi jebolan akademi polisi (Akpol) berpangkat Inspektur polisi satu (Iptu) berinisial AN menganiaya security klub malam bernama Made Mas Satriawan, warga Perumahan Padang Galleria, 55, Padang Sambian Kelod, Denpasar Barat.
Aksi dugaan penganiayaan oleh oknum perwira terjadi di halaman depan pintu keluar La Favela Bar Night Club Seminyak Bali.
Menurut sumber, aksi penganiayaan terjadi karena masalah sepele dan salah paham.
Terkait kasus dugaan penganiayaan, Kapolsek Kuta, Kompol Nyoman Gatra yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.
Namun, mantan Kapolsek KP3 Laut Pelabuhan Benoa ini mengatakan, kasusnya langsung ditangani oleh Sat Reskrim Polresta Denpasar.
"Biar tidak salah, konfirmasi ke Polresta saja," pungkasnya.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan justru memberikan jawaban berbeda.
Kombes Jansen membatah adanya laporan (dugaan penganiayaan). "Nihil. Mohon bantuannya untuk diluruskan," kilah Kombespol Jansen Avitus Panjaitan.
Sementara itu, ditengah heboh dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan oknum lulusan akpol yang berdinas di Polresta Denpasar, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra dikabarkan langsung memanggil dan mengumpulkan seluruh perwira yang ada di lingkungan Polresta Denpasar, pada Senin kemarin (31/6).
Hanya saja, terkait pengumpulan seluruh perwira di lingkungan Polresta Denpasar, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi yang dikonfirmasi menyatakan, jika pengumpulan perwira di lingkungan Polresta Denpasar tak ada kaitan terkait penganiayaan di La Favela Night Club Seminyak.
"Tidak ada. Ya hanya menyangkut pengarahan internal saja," terang Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi.
Sementara itu, sumber lain di lingkungan Polresta Denpasar mengangatakan, usai menjadi korban dan melapor atas dugaan penganiayaan yang dialaminya, Korban Made Mas Satriawan dikatakan langsung menjalani pemeriksan awal di Mapolresta Denpasar.
Dari informasi, pemeriksaan terhadap korban dilakukan menyangkut seputar penyebab kejadian hingga kronologis peristiwa penganiayaaan itu.
"Made Mas Satriawan diperiksa Selasa pagi (1/6) tadi. Rencanannya besok (Rabu (2/6) diperiksa lagi. Sesuai informasi yang beredar, oknum perwira yang dimaksud ingin berdamai," tukas sumber dengan mewanti-wanti agar namanya dirahasiakan.
Editor : Didik Dwi Pratono