NEGARA- Musibah pelayaran terjadi di Perairan Selat Bali, Selasa malam (29/6) sekitar pukul 19.30 WITA.
Kali ini, Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunicee yang sedang melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur menuju Dermaga Pelabuhan Gilimanuk, Bali karam.
Belum ditetahui pasti jumlah korban dari musibah ini. Pasalnya, hingga saat ini, proses evakuasi dan pendataan penmpang masih berlangsung.
Namun sesuai data sementara yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali hingga pukul 22.20 WITA, akibat kecelakaan laut yang terjadi tepat di sebelah selatan Lingkungan Asri, Kelurahan Gilimanuk, tercatat ada 6 (enam) orang dinyatakan meninggal dunia.
Salah satu petugas Syahbandar Pelabuhan Gilimanuk, Dimas, saat dikonfirmasi menyatakan, saat kejadian, KMP Yunicee mengangkut penumpang dan puluhan kendaraan, baik roda dua dan roda empat.
Sekitar pukul 19.30 Wita, kapal karam sekitar 100 meter dari daratan.
"Belum tenggelam, masih karam sebagian," kata Dimas, salah satu petugas Syahbandar Gilimanuk.
Sementara itu, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, KMP Yunicee saat penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk, Jembrana Bali, membawa 40 unit kendaraan.
Puluhan kendaraan itu, terdiri dari kendaraan pikap 17 unit, kendaraan kecil 2 unit, truk sedang 18 unit dan sepeda motor 3 (tiga) unit.
Selain kendaraan, kapal juga mengangkut penumpang sebanyak 41 orang dan anak buah kapal sebanyak 15 orang.
"Sementara sudah ditemukan enam orang meninggal, tiga orang laki-laki dan tiga orang perempuan," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolres menyatakan selain enam orang meninggal, sebanyak 30 orang sudah berhasil dievakuasi.
Editor : Didik Dwi Pratono