Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Warga Nigeria Aniaya Wanita Lokal di Bali, Rampas Uang dan Ancam Bunuh

Yoyo Raharyo • Minggu, 29 Agustus 2021 | 17:52 WIB
warga-nigeria-aniaya-wanita-lokal-di-bali-rampas-uang-dan-ancam-bunuh
warga-nigeria-aniaya-wanita-lokal-di-bali-rampas-uang-dan-ancam-bunuh

BADUNG - Seorang wanita berinisial BMS asal Bandung nyaris saja menjadi korban pembunuhan. Sang pelaku adalah WNA asal Nigeria bernama Koffe Christian Yao alias Harry. 


 


Kejadian itu terjadi pada Jumat (27/8/2021) siang di Elev8 Residence Canggu, Kuta Utara, Badung. Awalnya, korban dihubungi oleh terduga pelaku untuk datang ke tempat tinggalnya di salah satu kamar di Elev8 Residence Canggu. 


 


"Pelaku menghubungi korban dengan alasan ada sesuatu yang ingin dibicarakan," terang Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, Iptu I Made Purwantara, Minggu (29/8/2021).


 


Setibanya di tempat itu, tiba-tiba terduga pelaku langsung merampas tas dan dompet milik korban. Dia juga mengambil uang tunai sebesar Rp2 juta.


 


Di sana, korban juga dianiaya dengan cara dipukuli. Pelaku juga sempat mengancam akan menusuk korban menggunakan pisau. 


 


Nahasnya, tak cukup sampai di situ, pelaku malah memeras korban. Dia meminta korban menyerahkan uang Rp200 juta. Jika korban tidak memberikannya, maka pelaku akan membawa korban ke Ubud, Gianyar untuk dibunuh.


 


Dari hotel tersebut, korban yang berada di bawah ancaman lalu dibawa pelaku ke mobil. Mereka berkendara hendak menuju Ubud.


 


Di tengah perjalanan, tepatnya di Kerobokan, Kuta Utara, Badung pelaku Harry menghentikan mobilnya di depan sebuah mesin ATM.


 


Pelaku menguras isi tabungan korban belasan juta rupiah. Sehingga total uang yang diambil pelaku sudah sebanyak Rp20 juta. 


 


Setelah mengambil uang di ATM itu, mobil yang dipakai pelaku membawa korban ternyata mogok. Korban berhasil kabur.


 


Malam harinya, korban lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta Utara, Badung.


 


"Kamis sedang menyelidiki kasus ini. Kami juga sedang periksa kamera CCTV," tandas Iptu Purwantara.

Editor : Yoyo Raharyo
#warga nigeria #bali