DENPASAR- Heboh, jalan kota Denpasar dibuat macet oleh seorang bule pengendara mobil yang belum diketahui identitasnya.
Bule yang mengendarai mobil Nissan Juke warna abu-abu DK 1941 DA nekat melawan arus lalu lintas dan nyaris mencelakai pengguna jalan yang lain.
Kejadiannya di Jalan Thamrin-Hasanudin, Pemecutan, Denpasar Barat, Minggu (24/10) sekitar pukul 09.30. Aksi bule yang diduga mabuk itu direkam warga kota. Videonya pun viral.
Dalam video berdurasi 24 detik itu terlihat mobil jenis Nissan Juke warna abu DK 1941 DA, dikejar warga dan minta berhenti. Bahkan warga meneriakinya usai menabrak pemotor. "Hey, you stop (berhenti)," teriak warga berkali-kali yang mengejar pelaku.
Namun, bule yang tidak diketahui identitasnya itu tidak merespon. Ia tetap mencoba kabur dengan melawan arus di tengah kepadatan lalu lintas kota Denpasar.
Warga menggangap aksi bule itu sangat membahayakan warga sekitar. Ada juga warga yang teriak-teriak. “ Awas! bule mabuk, bule mabuk nabrak,” kata warga.
Kejar-kejaran itu terus berlanjut hingga di Jalan Diponegoro Denpasar Barat. Sementara video lainnya, warga yang mengejar terlihat menggedor-gedor pintu mobil agar bule tersebut menghentikan laju mobilnya.
Bule itu sempat menurunkan kaca pintu. Kemudian terlihat sosok warga asing mengenakan kaos putih dan kaca mata.
"Where are you going (mau kemana kamu)? Ehh alkohol, mabuk ini. Can you please stop right now (bisakah kamu berhenti sekarang), this is danger (ini berbahaya)," ujar warga dalam video.
Namun, bule tersebut tidak mengubrisnya dan kemudian menutup kaca mobil. Ia lalu tancap gas melawan arah. Aksi bule mabuk ini mengundang reaksi keras para warga net. Ada yang menghujat dan meminta polisi menindak tegas aksi bule tersebut. "Bule berani melawan aturan Indonesia, mohon aparat tindak tegas," tulis pengguna medsos di kolom komentar.
Menanggapi aksi bule diduga mabuk ini Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Ni Putu Utariani mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Kami juga sedang telusuri orangnya, sabar ya," kata Utariani.
Editor : Yoyo Raharyo