Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Terungkap, Diduga Aksi Wik Wik Siswi Dilakukan Usai Praktek di Sekolah

Didik Dwi Pratono • Jumat, 5 November 2021 | 03:15 WIB
terungkap-diduga-aksi-wik-wik-siswi-dilakukan-usai-praktek-di-sekolah
terungkap-diduga-aksi-wik-wik-siswi-dilakukan-usai-praktek-di-sekolah

AKSI wik wik yang diduga dilakukan siswi SMK Negeri 1 Tampaksiring, Gianyar, Bali dan viral di media sosial benar-benar mencoreng nama almamater.


 


Ironisnya lagi, usai videonya tersebar luas dan viral, ada fakta terbaru terungkap dari penelusuran pihak sekolah.


 


Fakta baru itu terkait aksi oknum siswi saat melakukan adegan wik wik dengan seorang remaja mengenakan jaket hitam. Seperti apa?


 


IB INDRA PRASETYA, Gianyar


 


USAI viral, pihak sekolah berencana memanggil siswi yang diduga melakukan adegan layak sensor di video.


 


Terlebih, di media sosial, netizen justru memampang wajah terduga siswi pemeran video itu.


 


"Yang diduga pelaku dimana fotonya tersebar disanding-sandingkan dengan video tersebut itu anak kami," ungkap Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tampaksiring I Nyoman Sujana.


 


Bahkan yang mengejutkan lagi, sebelum kejadian, siswi yang diduga menjadi pemeran video, pada pagi hari sempat  datang ke sekolah.


 


"Kalau benar seperti foto yang disandingkan, mereka sempat praktek kemarin sampai jam satu siang. Praktek tidak pakai baju olahraga. Nah kejadiannya itu menurut laporan jam dua," ujarnya. 


 


Hanya saja, agar tidak salah, pihaknya kembali menegaskan jika pihak sekolah belum bisa memastikan apakah siswi tersebut merupakan siswi SMKN 1 Tampaksiring a atau bukan.


Namun, seandainya dalam penelusuran siswi itu benar sekolah di SMK, pihaknya tidak lepas tanggung jawab.


Pihaknya mengaku akan melakukan pembinaan.


 


"Karena yang bersangkutan juga anak kita. Masa depannya masih panjang," ujarnya.


 


Mengenai video yang beredar dan dikaitkan dengan si anak didiknya, pihaknya sudah menyiapkan konseling bagi anak.


 


"Jika tidak benar tentu kami akan klarifikasi, agar tidak dibully. Konseling psikologis anak itu, kami tangani anak secara profesional," ungkapnya.


 


Mengenai penyebar video di WA maupun di Facebook, pihak sekolah belum mengarah ke pelaporan pencemaran nama baik maupun pornografi.


 


"Kalau terkait melaporkan UU ITE yang menyebarkan itu belum, masih fokus pada kebenaran anak ini," ujarnya. 


 


Selain itu, dengan munculnya kasus ini, pihaknya berharap kepada orang tua siswa ikut mengawasi anaknya usai sekolah.


 


Karena, menurutnya, di sekolah anak hanya berada 8 jam pelajaran.


 


"Sisanya anak di rumah tolong bantu sama-sama mengawasi anak. Sehingga dalam pengunaan media sosial, atau dalam berbuat yang positif," pintanya. 


 


 

Editor : Didik Dwi Pratono
#viral #bali #gianyar