DENPASAR - Selama tahun 2021, dari bulan Januari hingga bulan November, Polda Bali mengungkap 838 tersangka narkoba dari jumlah kasus sebanyak 680 kasus.
Jumlah ini tergolong sangat tinggi, bahkan naik tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. Hal itu terjadi meski perekonomian sedang lesu karena badai Pandemi covid-19 melanda Bali dan Indonesia.
"Inilah yang kita herankan di masa pandemi ini. Jumlahnya tidak berpengaruh sama sekali dengan Pandemi Covid-19. Ini buktinya kasus narkoba semakin banyak," kata Dirnarkoba Polda Bali, Kombes Pol Mochamad Kozin saat pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolda Bali, Rabu (17/11/2021).
Dijelaskannya, di tahun ini jenis narkotika yang paling banyak ditemukan ganja. Barang haram itu menurut dia banyak didatangkan dari pulau Sumatra. Jumlah tangkapan tahun ini kata Kombes Kozin bahkan tiga kali lipat dari tahun sebelumnya.
"Lebih banyak sekarang. Jumlahnya tiga kali lipat," ujarnya.
Menurutnya di tengah musim Pandemi covid-19 ini masyarakat seharusnya semakin mawas diri dari pengaruh narkoba. Selain itu juga masyarakat wajib selalu menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Menerapkan 3M. Mencuci tangan, memakai masker, dan selalu menjaga jarak.
"Jangan lupa selalu terapkan protokol kesehatan," tandasnya.
Editor : Yoyo Raharyo