Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Terungkap, Siswi SMA di Tejakula Digilir Empat Siswa Saat Remidi Nilai

Didik Dwi Pratono • Rabu, 15 Desember 2021 | 07:15 WIB
terungkap-siswi-sma-di-tejakula-digilir-empat-siswa-saat-remidi-nilai
terungkap-siswi-sma-di-tejakula-digilir-empat-siswa-saat-remidi-nilai

PENYELIDIKAN dan penyidikan kasus siswi disetubuhi empat siswa secara bergiliran di Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali terus berlanjut.


Usai diamankan dan diperiksa, kini terungkap jika aksi wik wik ramai-ramai itu benar-benar terjadi di sebuah rumah warga di wilayah Tejakula.


Mirisnya lagi, aksi nge-seks bareng yang dilakukan siswa yang masih berstatus anak di bawah umur dan usianya belum genap 18 tahun itu dilakukan saat mereka sedang remidi nilai. 


 


EKA PRASETYA, Buleleng


Heboh video wik-wik satu lawan empat di Tejakula, Buleleng benar-benar mencoreng dunia pendidikan.


Terlebih bagi pihak sekolah dari para siswa dan juga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng.


Meski masih berstatus anak di bawah umur, aksi bejat para siswa ini benar-benar di luar nalar seusia mereka.


Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, Selasa (14/12) menerakan, dari perkembangan sementara atas kasus asusila dengan korban dan pelaku masih satu sekolah, terungkap jika kasus persetubuhan yang dilakukan empat siswa terhadap siswi itu terjadi pada Selasa 7 Desember 2021 lalu.


“Hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan terhadap korban maupun orang yang ada didalam video yang beredar tersebut, bahwa benar perbuatan dan kejadian  menyetubuhi anak dibawah umur  terjadi pada hari Selasa tanggal 7 Desember 2021,”terang AKBP Andrian.


Kata kapolres, aksi mesum yang dilakukan secara beramai-ramai itu terjadi di salah satu rumah warga di Tejakula saat mereka remidi nilai.


“TKP-nya di salah satu rumah yang ada di salah satu desa diwilayah Kecamatan Tejakula.Mereka pinjam tempat. Tapi pemilik rumah tidak melakukan tindakan tersebut. Kemudian ada yang merekam, lalu disebarkan sampai ke gurunya.


Dari gurunya langsung melapor pada kami dan hari ini kami langsung tindaklanjuti,”ungkap mantan Waka Polres Bojonegoro, Jawa Timur ini


Selain itu, dari pemeriksaan sebelumnya, AKBP Andrian menyebut aksi persetubuhan itu dilakukan atas dasar suka sama suka dan diduga karena para terduga pelaku melihat konten TikTok korban.


Namun hal itu tak dapat dibenarkan. Sebab pelajar putri yang disetubuhi masih di bawah umur.


Para pelajar pria yang melakukan aksi persetubuhan kata kapolres juga belum genap berusia 18 tahun.


Lebih lanjut Andrian mengatakan, video itu diduga direkam oleh salah seorang rekan mereka.


Video itu kemudian disebarkan kepada beberapa orang. Meski disebar ke kalangan terbatas, namun akhirnya video tersebut sampai juga ke tangan guru sekolah.


Mendapati video, guru sekolah yang bersangkutan memilih melapor pada pihak kepolisian.


Sementara sebelumnya, Kepala Disdikpora Buleleng I Made Astika mengungkapkan, pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan investigasi atas kasus ini.


Dari hasil investigasi sementara, diduga aksi wikwik empat siswa gilir satu siswi di sebuah kamar rumah milik salah satu warga itu dilakukan sepulang sekolah.


“Jadi anak itu sedang dalam proses remidi nilai. Karena kejadian itu, akhirnya anak ini baru kembali ke rumah pada jam 15.00 sore. Kemudian muncul video itu. Patut diduga itu dilakukan sepulang sekolah,” kata Astika saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/12) kemarin.


Terkait kejadian tersebut, ia meminta pihak sekolah dan orang tua siswa memperketat pengawasan. Terutama dalam pemanfaatan media sosial.


Sebab diduga kasus persetubuhan yang berbuntut pada video mesum itu, dipicu oleh konten di media sosial.

Editor : Didik Dwi Pratono
#tejakula #bali #buleleng #polres buleleng