Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dramatis, Rumah Ludes Terbakar, Nenek 90 Tahun di Buleleng Selamat

Didik Dwi Pratono • Kamis, 10 Februari 2022 | 15:15 WIB
dramatis-rumah-ludes-terbakar-nenek-90-tahun-di-buleleng-selamat
dramatis-rumah-ludes-terbakar-nenek-90-tahun-di-buleleng-selamat

SINGARAJA– Ketut Landri, 90, wanita yang tinggal di Jalan Pulau Menjangan, Kelurahan Banyuning, berhasil selamat dari musibah kebakaran.


Landri berhasil keluar dari rumah, tepat sebelumnya rumahnya ludes jadi arang.


Insiden kebakaran itu terjadi pada pukul 11.30 Selasa siang kemarin (9/2). Sebuah rumah berukuran 7x11 meter mendadak dilahap api. Api dengan cepat membakar plafon dan rangka rumah. Sehingga dalam waktu singkat, rumah itu sudah jadi arang.


Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Putu Sudiasih, 40. Saat itu ia melintas di depan rumah milik Ketut Landri.


Ia pun berteriak minta tolong, karena api sudah membubung di atap rumah. Sudiasih khawatir, sebab di rumah itu hanya tinggal Landri seorang diri.


Warga pun bergegas masuk ke dalam rumah. Beruntung korban yang sudah dalam keadaan linglung, ditemukan di halaman rumah.


Warga pun mengevakuasi Landri ke lokasi yang aman. Sementara lainnya, menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng.


Api akhirnya berhasil dijinakkan pada pukul 11.54 siang. Dampaknya barang milik korban, seperti pakaian, tempat tidur, serta televisi ludes dilahap api.


Menantu korban Nyoman Budaria, 62, mengatakan, korban memang tinggal seorang diri di rumah tersebut.


Suami korban, baru meninggal sekitar 6 bulan lalu. Sementara anak-anaknya lebih banyak tinggal di Denpasar.


"Mertua saya memang sudah linglung. Sudah tua, umurnya sekitar 90-an. Biasanya saya habis jualan datang ke rumah bawa makanan. Untungnya pas kejadian itu dia ada di halaman. Langsung diajak ke tempat aman sama warga lain,” kata Budaria.


Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya mengungkapkan, kebakaran diduga terjadi karena dupa. Berdasarkan keterangan warga, korban kerap sembahyang dengan menyalakan dupa. Jumlahnya pun tak sedikit. Bisa belasan hingga puluhan batang dupa.


“Biasanya korban itu menaruh dupa di atas meja ruang keluarga. Kemungkinan dupa itu terjatuh sehingga memicu kebakaran,” kata Sumarjaya. 

Editor : Didik Dwi Pratono
#rumah terbakar #bali #buleleng