Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pelaku Pengeroyokan di Kafe Hello Disebut Teman Pak De Lengkong

Yoyo Raharyo • Minggu, 13 Maret 2022 | 18:15 WIB
pelaku-pengeroyokan-di-kafe-hello-disebut-teman-pak-de-lengkong
pelaku-pengeroyokan-di-kafe-hello-disebut-teman-pak-de-lengkong

GIANYAR – Polisi mengejar pelaku sekelompok pengunjung yang membuat keributan dan pengeroyokan di Kafe Hello, sebuah kafe remang-remang di Jalan Pantai Siyut, Kecamatan Gianyar, pada Kamis (10/3) pukul 03.00. Para pelaku disebut teman dari Pak De Lengkong, dari Klungkung.


 


Diketahui, seorang karyawan kafe, Kadek Agus Marianto, 27, babak belur menerima pukulan. Polisi sedang memburu kelompok tersebut.


 


Menurut informasi yang dihimpun, Pak De Lengkok asal Kabupaten Klungkung datang ke kafe remang itu bersama sekelompok pengunjung sekitar 20 orang. Di kafe remang itu, kelompok pengunjung itu duduk di sofa warna biru kemudian memesan sejumlah minuman bir. 


 


Kelompok itu kemudian dilayani tiga orang waitress, yakni Kiki, Anggi dan Eva. Awalnya situasi berjalan normal. Korban, Kadek Agus Marianto, asal Banjar Selati, Desa Bunutin, Kecamatan/ Kabupaten Bangli, tampak membereskan meja yang penuh bir.


 


Korban langsung meletakkan botol bir itu di meja kasir. Masalah muncul ketika korban melihat seorang waitress, Kiki, yang melayani sekelompok pengunjung tampak berada di pojok. Kiki dalam keadaan menangis.


 


Kemudian, salah satu pelaku dari kelompok pengunjung mendekati Kiki yang menangis. Korban sempat berbincang dengan salah satu pelaku.


 


“Kenape, Bli? Sabar, Bli, sabar, Bli (Kenapa, Kakak? Sabar, Kak. Sabar, Kak, Red),” ujar korban kepada salah satu pelaku saat itu.


 


Pernyataan korban langsung direspons oleh pelaku. “Ci bani ni? (Kamu berani ini?),” sahut pelaku.


 


Pernyataan pelaku kembali dijawab oleh korban bahwa dirinya tidak tahu permasalahan. “Nak ada apa ni, rage sing nepukin unduk (Ada apakah ini, saya tidak tahu persoalan, red),” jawab korban.


 


Percakapan antara salah satu pelaku dengan korban rupanya mengundang perhatian teman dari kelompok pengunjung tadi. Akhirnya sekelompok pengunjung itu mengeroyok pengunjung sampai babak belur.


 


Korban pun mengalami sejumlah luka hantaman. Di antaranya, pelipis sebelah kiri korban mengalami luka robek. Tidak hanya mengeroyok korban, kelompok pengunjung itu juga mengamuk di kafe remang. Akibatnya, situasi kafe gaduh dan kondisinya berantakan.


 


Terkait keributan di kafe remang itu, Kapolsek Gianyar Kompol I Gede Putu Putra Astawa, membenarkan.


 


“Iya benar ada peristiwa penganiayaan di Kafe Hello Siyut. Ada laporan ke Polsek Gianyar,” ujar Kapolsek, Jumat (11/3).


Setelah menerima laporan, polisi langsung menuju lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan, diduga pelakunya lebih dari satu orang. Namun korban yang diinterogasi mengaku tidak mengenali para pelaku.


 


“Antara korban dan pelaku tidak saling kenal,” imbuhnya.


 


Hingga kini, polisi masih mengejar sekelompok pengunjung tersebut. “Pelaku masih kami kejar,” jelasnya.



Meski korban tidak mengetahui pelaku pengeroyokan, namun polisi menemukan petunjuk jika pelaku pengeroyokan merupakan teman dari Pak De.


 


“Sedangkan pelaku merupakan teman dari Pak De Lengkong,” imbuhnya.


 


Untuk sementara, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Baik korban maupun waitress yang sempat melayani pengunjung tersebut.


 


“Untuk kelanjutan kasus ini menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Editor : Yoyo Raharyo
#pengeroyokan