Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Istri yang Dituduh Zina dengan Pengacara Beberkan Keburukan Suami

Yoyo Raharyo • Rabu, 27 April 2022 | 12:15 WIB
istri-yang-dituduh-zina-dengan-pengacara-beberkan-keburukan-suami
istri-yang-dituduh-zina-dengan-pengacara-beberkan-keburukan-suami

DENPASAR – Meivi Marce Margaritha Powa, 45, seorang istri yang digerebek saat satu kamar dengan pengacara ARMB, dan dituduh berzina, membeberkan keburukan suaminya, Ng Boon Kwee alias Daniel, 68, yang saat ini digugat cerai. Dia pun berpanjang lebar menceritakan kisahnya bersuamikan pengusaha kontraktor asal Malaysia ini.


 


Meivi memulai dengan menjawab rasa penasaran tentang perbedaan usia Ng Boon Kwee yang terpaut jauh dengan dirinya. Yakni 23 tahun. Diketahui Meivi Marce kelahiran Manado, 31 Maret 1977, sedangkan suaminya, Ng Boon Kwee kelahiran Selangor, 8 Mei 1954. 


 


Meivi pun akhirnya menceritakan awal mula keduanya bertemu. Dikisahkan, itu berawal ketika Meivi berkenalan dengan Ng Boon Kwee pada 2000 silam. Saat itu, Ng Boon Kwee berusia sekitar 46 tahun. Sedangkan Meivi masih 23 tahun.


 


Katanya, Daniel adalah pengusaha kontraktor dan memiliki perusahaan di Brunei Darussalam. Kala itu, Daniel selalu curhat keburukan sang istri. Ditambah rayuan gombal, wanita berdarah Manado ini jatuh hati.


 


Lalu keduanya menjalani hubungan tanpa status dan akhirnya Meivi hamil. Karena hamil anak pertama Meivi sempat pulang ke Manado dan melahirkan anak pertama pada tahun 2009.


 


Anak pertama kini berusian 13 tahun. Setelah itu, ke Jakarta, kemudian ke Batam dan kuliah. Selama itu keduanya selalu bertemu. Terkadang sang kekasih ke Indonesia, lalu sesekali Meivi ke Malaysia. Lalu anak kedua lahir tahun 2011. Dan anak ke-3 tahun lahir tahun 2013.


 


Sebelum ke Bali, Meivi tinggal bekerja di Jakarta. "Setelah pindah dan bertugas di Bali, kalau nggak salah, saya beli rumah di Sanur, Densel itu tahun 2016," sebutnya.


 


Singkat cerita, setelah bercerai dengan istrinya di Malaysia, Daniel jauh-jauh dari Malaysia datang ke Indonesia dan membujuk Meivi untuk menikah secara resmi. Ia sempat menolak, karena lelaki tersebut diketahuinya mata keranjang.


 


Namun, demi status ayah dari tiga orang anak-anaknya hasil hubungannya dengan Ng Boon Kwee, Meivi akhirnya mengikuti mau dinikahi. Pasangan ini menikah di Bali pada 14 November 2017.


 


"Salah satu alasan menikah karena tidak mau hartanya jatuh ke panti asuhannya di Malaysia, melainkan ke anak-anak," sebutnya.


 


Di Bali, mereka tinggal dan menetap di rumah Meivi di Denpasar Selatan. Dikisahkan, bertahun-tahun hidup berumah tangga Daniel selalu mengecewakan tapi dia terus bertahan. Bahkan, dia membuka borok sang suami.


 


"Ya, silakan tanya ke dia, berapa orang yang sudah dihamili sebelum dan setelah menikah dengan saya. Tidak hanya pembantu, tetangga pun diembat,” katanya menohok.


 


Yang lebih parah, kata Meivi, Daniel memintanya untuk mencarikan wanita lain. Saat itu, Meivi hanya bisa berdoa agar suaminya bisa bertobat. Ternyata sampai saat itu doanya tak kunjung dikabulkan. 


 


"Saya loh tetap menyembunyikan bejatnya dari anak-anak, biar dia terlihat bapak yang baik dan benar," jelasnya.


 


Beberapa kali terlibat masalah dengan wanita lain, Meivi masih masih membelanya. Justru, dengan kejadian yang dialami Meivi, sang anak-anak didoktrin bahwa ibunya itu tidak baik, curi duit dan punya laki-laki lain.


 


Saat wajib lapor di Polres Badung, ia justru membawa pergi anak-anak dari rumah. "Sekarang saya sudah di rumah. Ini rumah saya. Kali ini tidak ada toleransi. Saya bulat menceraikannya. Sekarang dia membatasi saya dekat dengan anak-anak," tutupnya.

Editor : Yoyo Raharyo
#armb #meivi marce #ng boon kwee #pengacara #selingkuh