Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pelaku Ngaku Menampar Jennifer Copen, Polisi Sebut Hasil Visum Tak Memar

Donny Tabelak • Selasa, 24 Mei 2022 | 00:15 WIB
Artis Jennifer Coppen mengaku menjadi korban penganiayaan di Shishi Bar, Jalan Petitenget, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Bali, Kamis (12/5). (Instagram @jennifercoppenreal20)
Artis Jennifer Coppen mengaku menjadi korban penganiayaan di Shishi Bar, Jalan Petitenget, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Bali, Kamis (12/5). (Instagram @jennifercoppenreal20)
KUTA UTARA-Setelah pada Jumat lalu (20/5/2022) pelaku penganiayaan artis Jennifer Coopen mendatangi Polsek Kuta Utara, kini pemeriksaan terlapor masih berlanjut. Senin (23/5/2011) siang, terlapor berinisial KJ itu kembali membantah telah melakukan penganiayaan terhadap Jennifer di depan Sishi Bar Jalan Petitenget, Kerobokan Kelod, Bali, Kamis lalu (12/5/ 2022).

 

"Masih Sama dengan keterangan awal (membantah)," kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, Iptu Amir, Senin (23/5/2022). Dalam keterangannya kepada polisi, KJ membantah telah menganiaya Jennifer. Dia mengaku hanya menegur dengan cara sedikit menampar pipi Jennifer.

 

"Untuk memukul tidak ada (tidak mengakui). Cuma terlapor mengaku kalau menegur pelapor dengan sedikit menampar pipi," tambah Iptu Amir. Amir juga menjelaskan bahwa memang dari hasil visum tidak adanya memar yang ditimbulkan akibat penganiayaan. "Cuma dari hasil visum memang tidak ada memar," tambahnya.

 

Selain pemeriksaan saksi, Senin (23/5/2022) siang, Jennifer dan KJ sebagai terlapor juga dikonfrontir di hadapan penyidik Polsek Kuta Utara. Mereka didampingi kuasa hukumnya masing-masing. "Tadi juga sekalian konfrontir. Akhirnya pihak Jennifer dan pihak terlapor bertemu didampingi lawyer masing-masing," pungkas perwira dengan balok dua di pundak ini.

 

 

Sebelumnya diberitakan, artis cantik Jennifer Coppen dianiaya karena membela bule perempuan yang sedang menjadi korban kekerasan seksual di depan diskotek Shishi Bar, Jalan Petitenget, Kerobokan Kelod, Bali, Kamis, 12 Mei 2022. Bule perempuan itu sedang dikerubungi sejumlah pria, kemudian diganggu dengan cara dicolek-colek dan digerayangi.

 

Perbuatan sejumlah pria itu membuat Jennifer Coppen yang baru selesai dugem di Shishi Bar pada Kamis dini hari, sekitar Pukul 03.30 Wita, mencoba menolong bule perempuan itu. Dia mencoba melerai. Kemudian Jennifer meminta sejumlah pria itu menghentikan aksi kekerasan seksual tersebut.

 

Bukannya diindahkan, seruannya itu justru menjadi petaka bagi Jennifer Coppen. Jennifer Coppen dianiaya dengan cara ditampar pada pipi kanannya oleh salah seorang pria berbadan kekar dari kelompok pria yang mengerubungi bule cewek tersebut. Atas kejadian itu, dia lalu melapor ke Polsek Kuta Utara. Editor : Donny Tabelak
#Artis dianiaya #polsek kuta utara #Jennifer Copen #Sishi Bar #peganiayaan