Penangkapan sekuriti tersebut setelah petugas BNN mengintensifkan razia di beberapa tempat hiburan malam. Ini dilakukan guna mengantisipasi peredaran gelap narkotika dan obat berbahaya menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Dalam sweeping tersebut, petugas mengamankan seorang sekuriti di salah satu tempat hiburan malam di wilayah Badung, Kamis (15/12) sekitar pukul 02.30.
Kabid Pemberantasan BNNP I Putu Agus Arjaya didampingi Kepala BNNK Badung AKBP Anak Agung Gede Mudita mengatakan, kegiatan razia ini akan terus dilaksanakan secara rutin. Difokuskan pada tempat-tempat hiburan malam yang berada di wilayah Badung.
Razia kali ini dimulai Rabu (14/12) sekitar pukul 21.00, hingga Kamis subuh (15/12) sekitar pukul 03.00. “ Ini menjadi hal yang penting sebagai langkah untuk menurunkan angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” ujar I Putu Agus Arjaya.
Dikatakan, Bali sebagai daerah destinasi wisata favorit wisatawan mancanegara dan domestik, perlu dijaga keamanan dan ketertibannya. Salah satunya dengan antisipasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. "Ya, perlu ditangani secara serius dan hati-hati. Untuk itu dalam menjaga Bali bersih dari narkoba menjelang natal dan tahun baru, kami menggelar sweeping," sambungnya.
Berdasarkan razia awal yang dilakukan, tim berhasil mengamankan seorang sekuriti di tempat hiburan malam di daerah tersebut. "Maaf nama tempat hiburan malam dan identitas sekuriti itu dirahasiakan demi penyelidikan," sebutnya.
Dikatakan, sekuriti yang dimaksud diamankan tanpa perlawanan bersama barang bukti. “ Dia kedapatan mengedarkan narkotika kepada para pengunjung, yang kasusnya saat ini dalam proses penyidikan di BNNP Bali,” u ngkap I Putu Agus Arjaya.
“Happy boleh, asal jangan menggunakan narkoba. Mari jaga diri dan lingkungan dari narkoba untuk hidup yang lebih baik dan sehat tanpa narkoba," pungkas Kabid Pemberantasan BNNP I Putu Agus Arjaya. (dre) Editor : Donny Tabelak