Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

ODGJ Ngamuk, WNA Kena Lemparan Batu

Donny Tabelak • Senin, 24 April 2023 | 02:15 WIB
Personel Polsek Nusa Penida saat akan membawa KMA ke Polsek Nusa Penida, Sabtu (22/4) malam. (Foto: DEWA AYU PITRI ARISANTI)
Personel Polsek Nusa Penida saat akan membawa KMA ke Polsek Nusa Penida, Sabtu (22/4) malam. (Foto: DEWA AYU PITRI ARISANTI)
SEMARAPURA-Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berinisial KMA asal Dusun Sental, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida dibawa ke Polsek Nusa Penida setelah sebelumnya sempat melempar seorang warga Swiss, Sadae Hakemi Hadorn, 30, dengan batu di Dusun Sental, Sabtu (22/4) sekitar pukul 10.20.

Akibat terkena lemparan batu, Hadorn mengalami luka pada mulut dan kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Nusa Penida.

Peristiwa itu bermula ketika korban bersama pacarnya hendak kembali ke penginapan setelah makan di sebuah rumah makan wilayah Banjar Sental Kawan. Di tengah jalan ke penginapan, tiba-tiba korban dilempar batu oleh KMA dan mengenai bibir bawah korban hingga mengalami luka robek. Atas peristiwa itu, korban melapor ke Polsek Nusa Penida dibantu masyarakat.

Personel Polsek Nusa Penida dipimpin Perwira Pengawas Aiptu I Komang Suadnyana yang mendapatkan laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Pihak keluarga yang mendengar KMA kembali berulah dan melukai orang lain, akhirnya menitipkan KMA untuk sementara waktu di Polsek Nusa Penida agar tidak kembali melukai orang lain.

“Saat kami bawa ke Polsek, KMA tidak berontak. Pihak keluarga rencananya menjemput sore ini,” terang Kapolsek Nusa Penida Kompol Ida Bagus Putra Sumerta saat dikonfirmasi, Minggu (23/4).

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, KMA tinggal bersama ibunya yang sudah tua. KMA sudah pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Bali di Bangli sebanyak lima kali. Kumatnya KMA hingga melukai orang lain diduga lantaran tidak rutin meminum obat yang diresepkan dokter.

“Ini kali kedua KMA dititip di Polsek Nusa Penida karena kumat. Menurut keterangan keluarga, KMA ini tidak rutin minum obat. Kasihan dia, hanya tinggal dengan ibu yang sudah tua. Kebetulan bule ini menginap di penginapan keluarga KMA yang tidak jauh dari rumah KMA,” tandasnya. (ayu) Editor : Donny Tabelak
#warga Swiss #odgj #Sadae Hakemi Hadorn #odgj ngamuk #polsek nusa penida #WNA Kena Lemparan Batu