Penelusuran yang dilakukan kepolisian, memastikan lokasi yang ada di video. Anggota satreskrim Polres Jembrana berusaha mengidentifikasi lokasi seperti yang ada pada video yang tersebar melalui media sosial tersebut.
Tidak hanya dari jajaran Satreskrim Polres Jembrana, tetapi juga Bhabinkamtibmas melakukan penelusuran untuk memastikan lokasi. Dari masyakarat sekitar juga tidak mengetahui keberadaan lokasi yang ada di video. "Terkait video tersebut, namun hasilnya juga nihil. Tatapi kami masih tetap lalukan penelusuran," ujar Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Androyuan Elim.
Penelusuran juga melalui logat dan bahasa yang ada pada video. Bahasa memang yang digunakan oleh perekam dan yang direkam bahasa Bali, tetapi diragukan mengenai asal daerahnya dari Jembrana.
Logat yang digunakan seperti logat Buleleng dan Karangasem. Seperti bahasa "hondane", tawange" dan "icang" sering digunakan warga Buleleng, jarang diucapkan warga Jembrana. Paling ketara bahasa icang dalam video, sedangkan warga Jembrana lebih sering menyebut "awak" untuk menyebut diri sendiri.
Dari hasil penelusuran dan analisa sementara ini, pihaknya meragukan lokasi kejadian berada di Pantai Rening, Desa Baluk. "Namun kami tetap berkomitmen untuk menelusuri identitas pelaku dan perekam video yang viral itu," tegasnya.
Seperti diketahui, sebuah video beredar memperlihatkan satu orang laki-laki dan satu perempuan, dipergoki warga diduga sedang melakukan perbuatan mesum. Dalam video yang beredar, tertulis nama lokasi di Pantai Rening, namun belum bisa dipastikan lokasi tersebut di Pantai Rening, Desa Baluk, Jembrana.
Dari video yang beredar, kejadian pada malam hari. Terlihat dua orang duduk di rumput dipergoki warga yang merekam. Terlihat seorang laki-laki hanya menggunakan celana pendek dan menutup wajah dengan baju. Sedangkan yang perempuan menggunakan kaus biru tanpa celana.
Perekam video menyuruh pergi pasangan tersebut, sosok laki -laki yang duduk menolak jika direkam. Namun perekam berdalih hanya senter bukan merekam video. Dari video tersebut yang menjadi perhatian, bahasa yang digunakan perekam dan yang direkam bahasa Bali dan tersemat lokasi pada video Pantai Rening.
Mengenai beredarnya video tersebut, sudah menjadi perhatian aparat kepolisian. Penelusuran kebenaran lokasi dilakukan untuk memastikan lokasi video memang Pantai Rening. Karena di Jembrana Pantai Rening, hanya ada di Desa Baluk, Kecamatan Negara. [m.basir/radar bali]
Editor : Hari Puspita