DENPASAR -Seorang cewek kafe alias pemandu lagu (PL) berinisial Anne MJR,30, asal Manado, jadi korban penganiayaan. Pelakunya diduga seorang pria pengunjung kafe yang mabuk.
Anne yang beralamat di Casa Lotus Resident, Jalan Imam Bonjol ini babak belur dianiaya oleh tamu. Kejadiannya berlangsung di Kafe Delona, Jalan Taman Pancing, Pemogan, Densel, Jumat 25 Agustus 2023 sekitar pukul 05.00. Saat ini, kasusnya telah ditangani Polsek Densel.
Salah satu tenaga keamanan (satpam) yang ditemui di Kafe Delona mengatakan, tidak tahu-menahu soal adanya peristiwa itu. "Isunya ada yang ribut diduga salah paham. Tapi saya tidak tahu apa permasalahannya. Maaf, saya tidak mau mencapuri," kata lelaki ini. Walaupun demikian, sejumlah sumber di lingkungan Polsek Denpasar Selatan mengatakan telah menerima laporan. "Korban yang melapor itu cewek, diduga bekerja sebagai pemandu lagu di sana. Dan kami sudah arahkan untuk visum et repertum," tutur sumber petugas.
Petugas yang menolak namanya ditulis ini mengatakan, wanita berparas cantik itu mengaku dianiaya oleh salah satu tamu dalam keadaan mabuk. Motifnya salah paham. "Terlapor memukul korban menggunakan tangan kosong mengepal ke arah wajah dan kepala," papar sumber polisi.
Disinggung apakah bermotif cemburu, sumber ini mengatakan, kuat dugaan hanya salah paham karena kejadian sudah pagi. "Jam segitu kan pada mabuk," timpal sumber ini.
Akibatnya kekerasan fisik itu, perempuan berusian 30 tahun ini alami luka pada kepala atas bagian belakang. Pelipis mata kiri benjol dan merasa kesakitan. "Masalah tersebut telah dilaporkan ke Mapolsek Denpasar Selatan sekitar pukul 11.00. Anggota Unit Reskrim sementara melakukan penyelidikan," ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Densel AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari enggan berspekulasi, baik mengenai kronologis dan motif. "Saya tanyakan dulu ke anggota ya seperti apa perkembangan dari laporan itu," ucap Polisi Wanita ini. (*)
Editor : Donny Tabelak