Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Diduga Lalai, Pemilik Ayuterrace Resort Terancam Jadi Tersangka, Termasuk Manajemen dan Teknisi

Andre Sulla • Rabu, 6 September 2023 | 04:30 WIB

DIDALAMI: Lift milik manajemen Ayutera Resort Ubud Gianyar yang ambrol dan menewaskan 5 orang.
DIDALAMI: Lift milik manajemen Ayutera Resort Ubud Gianyar yang ambrol dan menewaskan 5 orang.


DENPASAR,radarbali.id- Pemilik Ayuterra Resort Ubud bernama Lingga Wati Utomo, 62, terancam jadi tersangka, menyusul insiden maut terjun bebas ke dasar lift. Selain pemilik Resort Banjar Kedewatan Let, asal Pluit Samudra 2, Jakarta, Manajemen dan teknisi lift akan turut serta jadi pelaku. Sebab, dugaan sementara diduga adanya kelalaian,  kareb safety pengganjal atau rem tidak berfungsi saat kejadian.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali di lingkungan Polda Bali, sebab - sebab kejadian secara pasti belum diketahui, namun ada dugaan, saat ke 5 orang karyawan hendak naik
lift terbuka atau gondola ke atas, dan sudah hampir dekat dengan titik pemberhentian lift (hampir sampai diatas), tiba-tiba tali seling yang terbuat dari baja, sebagai penarik tabung lift putus.

"Yang dimungkinkan tali Seling Baja tersebut tidak kuat menarik beban keatas yang cukup berat. Diduga safety pengganjal ataurem tidak berfungsi. Ini kita masih dalami juga," timpal sumber dilingkungan Polda Bali, Selasa (5/9). Menurut analisa sementara Polidi, lift terbuka seperti itu paling rawan itu terdapat di tebing dekat pantai karena karatan.

Baca Juga: Pekan Kebudayaan Nasional 2023, Wadah Kolektif Wujud Kolaborasi dari Kebudayaan untuk Bumi Lestari

Sementara di Ubud jauh dari pantai. Sehingga kuat dugaan ada kelalaian. Senada disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan. Proses sesuai ketentuan  sedang berjalan bang. Dijelaskan pihak Labfor sedang memastikan sesuai scientific investigation dan keterangan ahli lainnya berdasarkan LP, dalam penangannya.

"Koordinasi terakhir prosesnya langsung akan di tinjut Ditreskrimum Polda Bali. Tidak menutup kemungkinan ada faktor kelalaian dari pihak pemilik management maupun dari teknisi," timpal mantan Kapolresta Denpasar. Diduga Manajemen atau teknis, tidak memeriksa secara teliti kondisi lift tersebut maupun melakukan perawatan secara kontiyu, serta diduga kurangnya sefty, dengan kondisi TKP sangat curam.

Ditunggu mengenai, jika benar adanya kelalaian, apakah Lingga Wati Utomo, Manajemen dan teknisi lift akan berstatus tersangka. "Menyangkut nyawa manusia. Ya, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka, jika terdapt kelalaian dari hasil scientific investigation dan keterangan ahli," tutup Juru Bicara (Jubir) Polda Bali.

Baca Juga: Terkuak, Jumlah Tali Penahan Lift Maut di Ayuterra Resort hanya Satu

Seperti catatan Radar Bali, peristiwa lift maut menelan juga lima karyawan Ayuterrace Resort, Jumat 1 September 223 sekira pukul 13.00. Kadek Hardiyanti meninggal dunia ditempat dengan mengalami luka Keluar darah dari hidung, telinga, mulut. Kepala belakang robek, pipi robek, dan jenazah dititip di rumah sakit Arisanti Ubud.

Sang Putu Bayu Adi Krisna, meninggal dunia ditempat, keluar darah dari hidung,  telinga, mulut, Kepala belakang robek, pipi robek jenazah dititip di rumah sakit Arisanti Ubud. Ni Luh Supernigsih, meninggal dunia, setelah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Payangan. Keluar dari hidung, telinga, dan mulut.

Pun kepala belakang robek, pipi robek, dan jenazahnya dititip di Rumah Sakit Payangan. Lalu I Wayan Aries Setiawan,  meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Payangan. Ia juga alami pendarahan dari hidung, telinga, mulut. Kepala belakang robek, pipi robek. Dan jenazahnya dititip di Rumah Sakit Payangan.

Baca Juga: Selewengkan Dana BKK Ratusan Juta, Bendesa Adat Tista dan Bendahara Jadi Tersangka

Lalu Kadek Yanti Pradewi, meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di Rumah Rakit Payangan. Pun alami pendarahan dari hidung, telinga, mulut,, epala belakang robek, pipi robek dan jenazahnya dititip di Rumah Sakit Payangan. Singkat kejadian, seorang saksi I Ketut Suwiarta mendengar ada suara teriakan dan suara yang sangat keras seperti ada benda terjatuh dan terbentur.

Suwiarta dan karyawan Ayu Terrace Resort lainnya mengecek ke lokasi tempat lift dan dilihatnya tali seling yang terbuat dari baja putus pada tabung lift dan lima orang karyawan sudah tidak ada. Para saksi turun kebawah melalui anak tangga dan dilihanya lima orang karyawan sudah tergetak di dibawah, dan ada 3 orang korban dilihatnya masih bernapas.

I Ketut Suwiarta dan karyawan lainnya menolong dengan cara  mengangkat  ke tiga korban yang masih bernapas, lalu dibawah naik keatas dan selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Payangan, sekitar pukul 13.45. Tiga  orang korban yakni Ni Luh Supernigsih, I Wayan Aries Setiawan dan Kadek Yanti Pradewi.

Baca Juga: Bule Prancis Mengamuk di Kos-Kosan, Petugas Imigrasi Harus Lebih Ketat Memantau WNA

Polsek Ubud melalui piket fungsi yang dipimpin oleh Kapolsek Ubud I Made Uder bersama- sama PMI Kabupaten Gianyar dan BPBD Kabupaten Gianyar mengevakuasi dua orang Kadek Hardiyanti dan Sang Putu Bayu Adi Krisna, dibawa ke
Rumah Sakit Arisanti Ubud dengan menggunakan kendaraan ambulance PMI Kabupaten Gianyar dan Ambulance Rumah Sakit Arisanti Ubud, sekitar pukul 16.20. ***


Catatan


*Adapun identitas korban sebagai berikut:*
1.Nama : Sang Putu Bayu Adi Krisna, Tempat/tgl lahir :  Denpasar, 03-04-2004/ umur : 19 tahun, Kelamin: Laki-laki, Agama : Hindu, Pekerjaan : Karyawan, Alamat :  Banjar kedewatan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar

2. Nama : Ni Luh Supernigsih, Kelamin : Perempuan, Tempat/tgl lahir : Mas, 25-03-2003/ Umur : 20 tahun, Agama : Hindu, Alamat : Banjar Paneca, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar.

3. Nama : I Wayan Aries Setiawan, Kelamin : Laki-laki, Tempat/tgl lahir : Denpasar,, 18-04-2000/ Umur : 23 tahun,  Pekerjaan: karyawan Ayu Terrace Resort, Alamat : Banjar Abiansemal, Desa Lotunduh, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar

4. Nama : Kadek Hardiyanti, Kelamin : Perempuan, Tempat/tgl lahir : Taman Bali, 19-02-1999/ umur : 24 tahun, Agama: Hindu, Pekerjaan : karyawan Ayu Terrace Resort, Alamat : Banjar Teruna, Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli

5. Nama : Kadek Yanti Pradewi, Kelamin : Perempuan, Tempat tgl lahir : Munduk/05-12-2004/ Umur : 19 tahun, Pekerjaan : karyawan Ayu Terrace Resort,  Alamat : Banjar Dinas Beji, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng

*Saksi
1. Nama : I Ketut Suwiarta, Kelamin : Laki- laki, Umur : 34 tahun, Agama: Hindu,. pekerjaan : Karyawan Ayu Terrace Resort bagian Cook, Alamat : Banjar Bungaya, Desa Akah, Kecamatan dan Kabupaten Klungkung, Hp.081237934481.

2. Nama : Sang Putu Eka Nata Putra, Kelamin : Laki-laki, Umur, 31 tahun, Agama : Hindu, Pekerjaan : Karyawan Ayu Terrace bagian House Keeping, Alamat: Banjar/Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Hp 081353483884.

*Pemilik

Ayu Terrace milik Linggawati Utomo, Kelamin : Perempuan, Umur : 62 tahun, Agama: Katholik, Alamat : Ayu Terrace Resort Banjar Kedewatan Let, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Alamat tetap : 21 Pluit Samudra 2 Jakarta.

Editor : M.Ridwan
#tersangka #terjun bebas #ayuterra resort #insiden maut #lift ambruk #polda bali #insiden