DENPASAR,radarbali.id - Keributan di kompleks lokalisasi Pagar Biru, Jalan Danau Tempe, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, memicu insiden berdarah.
Ini melibatkan kelompok anak muda dengan Kelompok Juru Parkir (Jukir). Kejadian berlangsung Kamis (12/10) sekitar pukul 02.00.
Stevanus Santo Ngongo, 20, alami menderita luka tusuk setelah kelompoknya ketika hendak menyewa Pekerja Seks Komersial (PSK) untuk berkencan.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, peristiwa ini bermula ketika Stevanus Santo Ngongo dan tiga orang temannya Agustinus Ngongo, Elvis Umbu Paty dan Randianto Umbu Paty datang ke Komplek Danau Tempe dan hendak kencan bareng PSK.
Sesampainya di sana, mereka memarkir sepeda motor. Ketegangan ini berlangsung ketika berada di parkiran Komplek dan setelah membayar uang parkir.
"Di sana, terjadi cekcok mulut antara pemuda dengan pihak petugas parkir komplek," tukas Kasi Humas sembari mengatakan, terjadilah bakuhantam yang mengakibatkan Stevanus menderita luka tusuk.
AKP I Ketut Sukadi menerangkan sejumlah pelaku pengerusakan telah diamankan di TKP.
Petugas mengamankan barang bukti berupa dua pedang panjang sekitar 70 cm bersarung kayu, satu buah pisau kecil bergagang kayu panjang 30 cm, satu buah parang bergagang kayu dan besi yang panjang 40 cm, lima buah kayu usuk panjang satu meter.
Kini, Stevanus Santo Ngongo dirawat di IGD RS Bali Mandara. "Sedangkan, juru parkir yang diduga sebagai pelaku penusukan kabur dan masih diburu oleh polisi," tutupnya. ***
Editor : M.Ridwan