Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Terungkap dari Pemusnahan Barang Bukti, Banyak Anak Muda di Tabanan Bali Gunakan Liquid Vape Mengandung Ganja

Juliadi Radar Bali • Rabu, 22 November 2023 | 23:43 WIB
Barang bukti narkotika yang diamankan, selanjutnya dimusnahkan Kejari Tabanan dengan cara dibakar.
Barang bukti narkotika yang diamankan, selanjutnya dimusnahkan Kejari Tabanan dengan cara dibakar.

TABANAN– Sejumlah barang bukti narkotika kembali dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan. Barang bukti yang dimusnahkan dengan cara dibakar telah memiliki kekuatan hukum tetap tetap (inkrah).

Adapun barang bukti narkotika yang dimusnahkan terdiri dari jenis sabu sebanyak 31,27 gram, ganja sejumlah 1.038,12 gram dan jenis ganja THC sebanyak 93,99 ml untuk rokok elektrik dengan dinilai semua barang bukti sekitar Rp 100 juta.

Kepala Kejari Tabanan Ni Made Herawati didampingi Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) Lenny Marta Baringbing mengatakan, jumlah perkara narkotika yang pihaknya tangani cenderung turun sebanyak 63 persen bilang dibandingkan dengan semester I di bulan Januari sampai Juni.

“Semester I dengan 30 perkara narkotika. Sedangkan semester II Juli sampai November sebanyak 19 perkara,” ungkapnya.

Yang menarik, dari pemusnahan barang bukti kali ini adanya ganja liquid. Ganja liquid ini sangat berbahaya karena jenis ganja THCen, penggunanya adalah kalangan anak muda.

“Anak-anak muda ini memang mereka sangat labil mudah untuk dipengaruhi,” ungkap Herawati.

Untuk ganja liquid cair ini pemakaiannya dengan cara isi ulang pada rokok elektrik. Apalagi sekarang banyak penjualan liquid beredar di pasaran dan toko-toko vape.

“Sekarang banyak dijual liquid dan beredar mana kita gak tahu isi ganja atau tidak. Maka perlu berhati-hati ketika melakukan pembelian liquid,” bebernya.

Sejauh ini untuk menekan kasus narkotika yang sebagian besar pengguna masih tertinggi pada kalangan usia produktif khusus anak-anak muda.

Salah satu cara yang ditempuh dengan jaksa masuk sekolah. Jaksa masuk sekolah ini akan memberikan penyuluhan hukum dan bahaya penyalahgunaan obat-obat terlarang.

“Tahun ini sudah ada sebanyak empat kali dilakukan dengan menyasar sekolah tingkat SMK, SMA dan SMP di Tabanan,” tandasnya. ***

Editor : Donny Tabelak
#vape #Kejari Tabanan #ganja liquid #pemusnahan barang bukti