Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Praka JG dan Pratu VS Diperiksa Maraton di Pomdam, Diduga Ikut Culik 33 PSK, Sanksi Berat Jika Terbukti Beking Prostitusi

Andre Sulla • Rabu, 29 November 2023 | 12:00 WIB
DICIDUK: Praka JG dan Pratu VS telah diamankan oleh Tim Intel Kodam IX/Udayana dan diserahkan ke Pomdam, Selasa (28/11).
DICIDUK: Praka JG dan Pratu VS telah diamankan oleh Tim Intel Kodam IX/Udayana dan diserahkan ke Pomdam, Selasa (28/11).

DENPASAR,radarbali.id - Kasus penyerangan brutal di markas Satpol PP Denpasar oleh gerombolan OTK yang kemudian menculik 33 PSK mulai tersingkap. Empat warga sipil lebih dulu diamankan Polisi dalam kasus penyerangan dan penculikan 33 PSK, di Markas Satpol PP Kota Denpasar, Minggu subuh 28 November 2023.

Giliran Tim Intel Kodam IX/Udayana ciduk dua prajurit yakni Praka JG dan Pratu VS. Diduga ke duanua ikut terlibat dalam penyerangan brutal itu. Akibatnya harus jalani pemeriksaan maraton di Poldam, sejak Selasa (28/11).

Kepada awak media ketika dikonfirmasi, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Harfendi menyampaikan, bahwa keterlibatan dua oknum prajurit pihak TNI masih didalami oleh staf intel Kodam IX/Udayana. Ke depan, jika terbukti ada keterlibatan oknum anggota TNI, Pangdam menegaskan akan memprosesnya sesuai aturan yang berlaku. "Kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Mayjen Harfendi, Selasa (28/11).

Senada disampaikan Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Kav Fadjar Wahyudi Broto. Bahwa tim intel Kodam bergerak cepat mengadakan investigasi terhadap Tindak Pidana Penganiayaan dan Pengerusakan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI. 

Dua anggota TNI ditangkap karena terlibat penyerangan kantor Satpol PP Denpasar. Disinggung mengenai isu dugaan beking prostitusi, Kodam IX/Udayana membantah dan menepis isu tersebut.

"Kaluu soal oknum dua tentara yang disebut membekingi praktik prostitusi di Jalan Danau Tempe itu tidak mengarah ke sana. Mereka tidak membekingi," timpal Kolonel Kav Fadjar Wahyudi Broto.

Baca Juga: Kapok!Empat Pelaku Penyerangan Kantor Satpol PP Pembawa Kabur 33 PSK Diringkus,Ada Oknum Aparat Jadi Buron

Dijelaskan, kerja keras Tim Intel Kodam sudah menangkap Selasa kemarin, karena keikut sertaan mendatangin kantor Satpol PP. Adapun dua anggota TNI yang ditangkap itu adalah Praka JG dan Pratu VS.

"Dua prajuritberinisial Praka JG dan Pratu VS sudah diserahkan ke Pomdam IX/Udayana untuk diadakan pemeriksaan lebih lanjut,” lanjutnya.

Fadjar menambahkan, JG dan VS terlibat penyerangan di kantor Satpol PP Denpasar itu karena saling kenal dengan pelaku lain yang diduga anggota ormas. Dua anggota ini (JG dan VS) memgaku mengenal salah satu warga sipil, dugaan awal yakni oknum pecalang. "Hang bersangkutan diamankan pihak Polri. Karena itu, pihak Polri yang paham ya," jelasnya.

Baca Juga: Parpol Tak Bergerak, Satpol PP Turunkan Ratusan Alat Peraga Pemilu di Sentral Kota Denpasar

Keterangan dua prajurit JG dan VS, baik dari mana, atau sejak kapan, berkenalan dengan warga sipil (pecalang), lalu kenapa ikut datangi kantor Satpol PP, masih didalami pihak penyidik Pomdam. "Penyidik pomdam masih dalami keteranagn keduanya," tutup Kolonel Kav Fadjar Wahyudi Broto.

Seperti berita sebelumnya, kantor Satpol PP Denpasar diserang oleh puluhan orang orang pada Minggu, 26 November 2023.

Lalu, 6 orang diantaranya masuk segelah gerbang dirobohkan. Satu diantaranya sempat mengeluarkan senjata dan mengaku dari TNI, ketika di tanya petugas Satpol PP. Yang menjadi korban dalam aksi brutal itu, I Wayan Wira Antara, 53. I Nyoman Bujawan, 52. Anak Agung Made Wirawan, 24. I Ketut Giri Asta, 52. I Gusti Agung Tirtayusa, 33, dan I Made Suteja, 33.

Baca Juga: Apes! Mau Masuk Rumah Makan, Pemuda Diberondong Pukulan OTK, Terekam CCTV

Penyerangan dilakukan setelah beberapa jam sebelumnya anggota Satpol PP Denpasar merazia tempat prostitusi di Jalan Danau Tempe, Denpasar. Hingga saat ini enam orang pelaku penyerangan kantor Pol PP Kota Denpasar telah berhasil diamankan.

Diantaranya I Nyoman Sukerta merupakan Ketua pecalang setempat, diamankan pertama kali. Lalu di susul warga sipil lain. Diantaranya, Nanang Kosim, Udin Iman Tutuko, dan Herry alias Togog. ***

Editor : M.Ridwan
#penyerangan #Satpol PP Denpasar #Pomdam #radarbali