Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Oh Ternyata Korban Penebasan Menjabat Dirut Media Online, Utang Pelaku Rp 436 juta, Berencana Cerulit Leher

Andre Sulla • Sabtu, 23 Desember 2023 | 14:00 WIB
Ilustrasi penebasan dengan motif utang piutang hingga korban bersimbah darah akibat leher ditebas dengan celurit.
Ilustrasi penebasan dengan motif utang piutang hingga korban bersimbah darah akibat leher ditebas dengan celurit.

DENPASAR, radarbali.id - Terungkap fakta baru kasus penebasan di Denpasar, Bali. Berdasar hasil penyidikan, I Gusti Ngurah Yudha Andika Putra, 33, diduga telah memiliki rencana melakukan penebasan menggunakan cerulit pada leher Komang Maleno Bramastra, 23. Motifnya, karena tak mampu kembalikan uang Rp 436 juta.

Tengara ini disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi dikonfirmasi, Jumat (21/12/2023). Kepada Jawa Pos Radar Bali, Juru Bicara Polresta Denpasar ini mengatakan Penyidik Polsek Denpasar Barat terus mendalami keterangan Putra, lelaki Jalan Bajataki Pondok Sepa 2, No. 8, Br. Pagutan, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, yang merupakan pelaku penganiayaan menggunakan cerulit.

Hasil pengembangan sementara, terungkap yang bersangkutan diduga telah merencanakan untuk tebas leher lelaki tinggal di Perum Tukad Minggat Lestari III Nomor 9 Singaraja, Buleleng itu sengaja dipancing untuk datang ke lokasi kantor bapaknya untuk mengambil uang.

"Sebelumnya pelaku ini pinjam uang korban sebanyak Rp 436 juta. Karena tak mampu ganti, dia memiliki niat menebas korban," timpalnya. Karena itu, mendapatkan kabar uang sebanyak itu akan dikembalikan, dari Buleleng, ia bersama istri Ni Putu Vivi Ary Anggreni, 24 datang ke Denpasar.

Tiba di sana (TKP), Rabu (20/12) sekitar pukul 19.00, Putra menyambut pasutri ini dengan ramah. Bahkan disediakan minuman, main game hingga larut malam, berdalih uang yang dijanjikan itu disimpan ibunya yang sedang sembahyang di kawasan Sempidi, Badung.

Mengetahui sang istri tertidur, dia mengajak temannya ini ngobrol di luar Kamis (21/12) sekitar pukul 01.30. Saat itulah dia melancarkan aksinya. Untungnya sang Bramastra sempat refleks dan menghindar sehingga tebasan itu hanya menyasar leher bagian belakang, dan kepala bagian belakang dan bergegas berteriak dan istrinya terbangun.

Panik lantaran aksinya dilihat sang istri korban, ia malah membuang barang bukti cerulit. Hingga akhirnya warga pun berdatangan. Sayangnya AKP Sukadi belum bisa menjelaskan apa yang dibicarakan antara ke dua pria itu. Juga peruntukan dan uang yang dipinjam sebanyak itu. Berdalil masih dalam pemeriksaan.

"Masih dalam pemeriksaan. Kalau berkas sudah rampung, akan disampaikan secara detail," pungkasnya. Dikonfirmasi terpisah,

Kepada radar Bali, istri korban, Ni Putu Vivi Ary Anggreni, 24, kondisi sang suami mulai membaik setelah dirawat dan jalani operasi di RSUD Wangaya.

"Ya suami saya seorang Dirut Media Online," beber sang istri. Kini,
Direktur Utama (Dirut) sebuah media online I Komang Maleno Bramastra mulai membaik dan sedang istirahat. Vivi mengaku suaminya sudah bisa makan, bahkan berbincang-bincang ringan dengan keluarganya.

Pun sempat menceritakan saat-saat dirinya ditebas oleh pelaku I Gusti Ngurah Yudha Andika Putra. Dikatakan, malam itu di tempat kejadian perkara (TKP) yang merupakan kantor kerja Putra sebagai Event organizer merupakan jasa profesional yang bertugas membantu terlaksananya berbagai acara, baik formal maupun non-formal tidak ada hal yang aneh ataupun pertengkaran.

"Suami saya biasa ngobrol, atau minum teh bareng, tidak ada obrolang yang bikin menyinggung, itu semua gak ada, semua positif," tambah Vivi. Lalu ketika berada di luar, sang suami diserang secara membabi buta. Vivi menyerahkan kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, antara I Gusti Ngurah Yudha Andika Putra dan Komang Maleno Bramastra, saling kenal. Peristiwa berdarah terjadi Jalan Gunung Andakasa, Gang Cempaka Nomor 4 A Denpasar Barat, pada Kamis 21 Desember 2023 sekitar pukul 01.30.

Komang Maleno Bramastra, 23 ditebas parang oleh I Gusti Ngurah Yudha Andika Putra, 23 pada bagian leher dan kepala, diduga akibat utang piutang, dan kejadian berlangsung, pelaku belum mengembali kan uang korban. Kini I Gusti Ngurah Yudha Andika Putra, diamankan di Polsek. Sementa Bramastra di RSUD Wangaya.***

Editor : M.Ridwan
#penebasan #utang piutang #direncanakan #polresta denpasar #celurit #tebas leher