AMLAPURA, Radar Bali.id- Hingga Tiga minggu berlalu, polisi masih kesulitan mengungkap pelaku pembuang bayi di Banjar Dinas Waringin, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang. Padahal sejumlah upaya telah dilakukan.
Kapolsek Rendang, Kompol I Made Suadnyana mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih terus berupaya melakukan pencarian pelaku yang tega membuang bayi perempuan di salah satu garasi milik warga setempat.
"Pelakunya belum ada ciri-ciri. Masih gelap. Belum ada titik terang," katanya dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (26/3/2024).
Hingga saat ini, tim gabungan dari Polsek Rendang dan Polres Karangasem telah berupaya dalam penyelidikan. "Sabar, anggota masih bekerja," imbuhnya.
Sejak 4 Maret pasca penemuan bayi, polisi telah melakukan berbagai upaya untuk hisa mengungkap pelaku pembuang bayi malang itu.
Mulai dari meminta keterangan saksi di lokasi penemuan, hingga melakukan pengecekan CCTV sejumlah wilayah yang mengarah di seputar TKP.
Bahkan, informasinya, polisi telah mencurigai pengendara sepeda motor dengan jumlah dua orang datang dari arah Klungkung.
Juga informasi yang didapat kepolisian, bahwa dua orang yang dicurigai itu sempat beberapa kali terpantau kamera CCTV di seputar lokasi penemuan bayi.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Banjar Dinas Waringan, Desa Pempatan digemparkan dengan penemuan bayi perempuan pada Senin (4/3/2024) lalu digarasi milik warga setempat.
Saat ditemukan, bayi tersebut diletakan di atas tumpukan parasut penutup mobil lengkap dengan selimut. Saat ditemukan, kuat dugaan bayi lahir tidak lama sebelum ditemukan.
Namun tiga minggu berlalu, pelaku tak kunjung terungkap. [*]
Editor : Hari Puspita