DENPASAR, radarbali.id - Diduga gegara dendam kesumat, Diki Candra, 24, nekat melakukan percobaan pembunuhan. Lelaki asal Kambu, Kendari Sulawesi Tengah (Sulteng), tega menusuk Nicolas Lelan, 21, asal Fatukoa Kefa, Timor Tengah Utara, NTT.
Kejadian berlangsung di tempat tinggal keduanya, Depo Air atau Usaha Air Isi Ulang Tirta Jaya, di Jalan Subur Gang Mirah Hati No. 1A, Pemecutan Kelod Denbar, Kamis (28/3) sekitar pukul 04.30.
"Dua orang ini merupakan karyawan di tempat usaha air isi ulang," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, Kamis (28/3).
Saat itu, keduanya sedang sama-sama berasa di tempat tidur tempat mereka bekerja. Tetiba, Candra mengambil bantal lalu menindak wajah Lelan.
"Setelah bekap wajah menggunakan bantal, ia langsung tusuk dada kiri menggunakan gunting," ungkapnya, Kamis (28/3).
Saat itu juga lelaki asal NTT ini berteriak dan meminta tolong. Karena panik, pria asal Sulteng kabur ke arah utara meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam keadaan kritis, yang bersangkutan menghubungi teman, I Wayan Suantara, 36, warga Jalan Wibisana Barat lV, No. 9, Denpasar, bahwa dirinya ditusuk oleh teman kerja sendiri.
Suantara berangkat ke TKP. Di sana, sudah banyak warga, dan temannya dalam keadaan berdarah di bagian dada kiri. Selanjutnya membonceng Nicolas Lelan dan di larikan ke Rumah Sakit Wangaya untuk mendapatkan perawatan medis.
"Korban mendapatkan luka tusuk sedalam 1,5 sentimeter. Kondisinya mulai pulih," tambah Jubir Polresta Denpasar.
Lalu menurut keterangan Nurhayati, 45, menyatakan, ia melihat Candra bergegas keluar dari TKP. Dia kabur tanpa menggunakan baju dan sempat mengatakan kepada Nurhayati, jika berniat untuk membunuh rekannya.
"Pelaku niat membunuh korban. Usai melakukan aksi tersebut, dia kabur ke arah utara dan memasuki salah satu gang," tambahnya
Warga melaporkan ke pihak kepolisian. Tim dikerahkan melakukan penyelidikan di TKP. Saat bersamaan yang bersangkutan bisa diamankan warga, tidak jauh dari lokasi. Kemudian diserahkan ke pihak Kepolisian.
"Pelaku digiring ke Polsek Denbar bersama BB Bantal dan Gunting. Motif, pelaku dendam karena sering dimanfaatkan perihal masalah uang makan," ungkap AKP Sukadi.***
Editor : M.Ridwan