DENPASAR,radarbali.id - Pria Warga Negara Amerika Serikat (USA) yakni David Catan Zano Broida, 33, belum berstatus tersangka diduga terlibat kasus culik anak gadis usia 8 tahun inisial NPA. Itu karena masih menjalani observasi kejiwaan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Ngoerah.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan, Kamis (4/4/2024), mengatakan, WNA yang ditangkap Unit PPA Satuan Reskrim Polresta Denpasar, di kediamnnya di perumahan Puri Nuansa Block 14 No. 21, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, masih berstatus terlapor.
Menurut mantan Kapolresta Denpasar, ini pihak Kepolisian khususnya Polresta Denpasar masih menunggu hasil observasi kejiwaan terhadapnya.
"Masih berstatus terlapor. Karena masih berada di RS, apa motif dari dugaan percobaan penculikan anak di Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Rabu (27/3) sekitar pukul 13.30, belum bisa dipastikan," ungkap Jubir Polda Bali.
Pemilik Passport 659725XXX, terlibat masalah culik anak gadis usia 8 tahun inisial Ni Putu APSD, masih jalani perawatan intensif yakni diobservasi di RSUP.
"Setelah hasil observasi keluar dan dinyatakan gangguan jiwa, maka tidak diproses. Kalau normal, maka proses hukum tetap dilakukan," terang Kabid Humas Polda Bali.
Karena itu, lagi dikatakan sejauh ini pihak Kepolisian belum bisa memeriksa yang bersangkutan. Sebab, ada indikasi ia mengalami gangguan kejiwaan.
"Jadi kami belum bisa ambil keterangan diduga pelaku. Karena pelaku masih observasi kejiwaannya di RSUP. Sanglah Denpasar," ucap Juru Bicara (Jubir) Polda Bali.
Seperti berita sebelumnya, WNA berinisial DCB mencoba melakukan penculikan anak ini, Senin 25 Maret 2024.
Bocah ini bersama sepupunya diketahui berjalan kaki ke warung dan melewati rumah kontrakan bule tersebut. Melihat itu, David Catan Zano Broida coba mengajak komunikasi menggunakan bahasa Inggris.
Intinya, ia mengajak bocah (korban) ini ke halaman rumah dengan cara menarik lalu menggendongnya. Karena ketakutan, gadis kecil tersebut berusaha melarikan diri dan berteriak meminta tolong. "Pelaku justru mengancam dengan menunjukkan pisau ke arah anak tersebut.
Dari pihak keluarga sempat mencari korban hingga mengamankan terduga pelaku dan diserahkan ke pihak Kepolisian," ungkapnya. Setelah diamankan, dari keluarga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Denpasar.***
Editor : M.Ridwan