MANGUPURA, radarbali.id - Pria WNA Amerika Serikat bernama Paul Dennis Eastman, 43, bikin ulah di Bali. Kejadian berlangsung di Vila Casa Klaudia, di Gang Pondok Asri Banjar Aseman Kawan, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Kamis (30/5/2024) sekitar pukul 12.00.
Diduga motif percintaan lalu ngamuk-ngamuk, 3 karyawan villa jadi korban.
Informasi yang dihimpun radarbali.id, Paul Dennis Eastman acap marah-marah tanpa sebab. Pemicunya lantaran masalah asmara. Diduga, sang kekasih telah memiliki Pria Idaman Lain (PIL).
Sebab itulah, pelaku stres lalu melakukan perusakan barang-barang milik karyawan Vila beralamat di Gang Pondok Asri, Banjar Aseman Kawan, Desa Tibubeneng, Kuta Utara.
"Ya ada tiga korban. Masalah ini telah dilaporkan ke Polres Badung dan yang bersangkutan telah diamankan," sebut sumber petugas, Kamis (30/5/2024).
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Badung Putu Sukarma Prakasa membenarkan.
Dilakukan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung berangkat ke TKP. Paul sempat melawan saat diamankan di Vila Casa Klaudia, di Gang Pondok Asri Banjar Aseman Kawan, Desa Tibubeneng, Kuta Utara. Karena itu beberapa petugas mengamankan dan menenangkan dirinya.
Atas ulah lelaki ini, tiga orang karyawan Vila jadi korban. Korban pertama adalah, I Putu Agus Wiriatara Pramana, 20, warga Jalan Pondok Indah 1, Gang Rahayu, N0 14, Denpasar Utara. I Wayan Agus Sutrisna, 49, warga Perumahan Wahana Graha Blok 2, N0. 18 Desa Dalung Kuta Utara.
Korban ketiga adalah Memunteivin, 31, berdomisili di Banjar Kapal, Mengwi, Badung. Berdasarkan keterangan para saksi, bule tersebut diketahui marah-marah sekitar pukul 09.00. Paul tiba-tiba menghampiri para korban lalu marah marah.
Bahkan sepeda motor Scoopy warna merah DK 2829 GBF, dan Scoopy DK 3586 FBU warna Crime, helm milik milik dua karyawan dibuang ke got yang ada di sebelah barat Vila dan ponsel milik korban dibuang ke tepi sawah. Juga alat kerja semua dilempar ke kolam renang yang ada Villa.
"Barang-barang korban yang lempar seperti Mesin Bor, Hp Korban, Gerinda Bor," beber Jubir Polres Badung. "Terlapor sempat dibawa ke kantor polisi. Namun sejumlah pertanyaan dilontarkan penyidik, dijawab tidak nyambung," beber Kasi Humas sembari mengatakan, terlapor diduga kuat alami Depresi.
Hal itu dibeberkan oleh beberapa saksi lain, bahwa yang bersangkutan mulai depresi sejak 28 Mei 2024 sekitar pukul 08.00.
Ada masalah dengan pacar, sehingga terlapor bicara dan berteriak sendiri.
"Tamu yang menginap merasa terganggu dengan ulah pelaku yang sering marah- marah dan berteriak tidak jelas. Terlapor sudah dibawa ke RSUP Ngoerah untuk diobservasi," tutupnya.***
Editor : M.Ridwan