Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kacau! Pariwisata Bali Berantakan, Enam Bule Misterius Keroyok Pasutri Pemilik Vila

Andre Sulla • Senin, 17 Juni 2024 | 04:05 WIB
MAIN KEROYOK: Tempat Kejadian Perkara penganiayaan dan Pengeroyokan, Uma Galih Villa, Minggu (16/6/2024).
MAIN KEROYOK: Tempat Kejadian Perkara penganiayaan dan Pengeroyokan, Uma Galih Villa, Minggu (16/6/2024).

DENPASAR, radarbali.id - Tingkah laku  Warga Negara Asing (WNA) datang berlibur di Bali semakin kacau. Kali ini giliran 6 Orang Asing (OA) tega menganiaya dan keroyok pasutri pemilik Uma Galih Villa. Kejadian berlangsung Minggu 16 Juni 2024 sekitar  pukul 07.00.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran. Kami Polda Bali berstatus back up. Laporan Korban di Polres Gianyar karena TKP di Ubud," ungkap sumber petugas Kepolisian, Minggu (16/6/2024).

Disebutkan, bahwa korban adalah pasutri pemilik Villa, yakni Made Wisnu Putra, dan istrinya Ni Made Niki Suhardini.

 Baca Juga: Nyaris Bunuh Karyawan Vila, Polisi Ciduk Pria Jerman Kasus Imam Bonjol, Serang Petugas Saat Diamankan

Kronologisnya, bermula ketika karyawan vila Ni Nyoman Sukarti datang ke Uma Galih Villa Ubud, sekitar pukul 06.00, untuk melaksanakan aktivitas seperti biasa. Yakni membuat breakfast untuk tamu yang menginap. Tak berselang lama, datang enam orang pria WNA menggunakan sepeda motor.

Salah satu Bule meminta kunci kepada Ni Nyoman Sukarti dan menyampaikan bahwa sudah booking di Uma Galih Villa melalui akun booking.com. Namun kuncinya tidak dikasih dikarenakan Villa belum siap. Akhirnya salah satu WNA lagi mendobrak pintu villa dan memasuki villa No. 2.

Mereka lalu masuk barengan dam  mengambil sejumlah botol bir, kemudian minum di area kolam renang. Saksi Ni Nyoman Sukarti menghubungi sang bos Made Wisnu Putra, bersama istrinya an. Ni Made Niki Suhardini datang ke Uma Galih  Villa.

 Baca Juga: Patut Dicontih! Polsek Denpasar Barat Bedah Rumah Tak Layak Huni, Begini Aksinya

Setibanya di sana, keduanya menjelaskan, belum bisa menempati Villa dan menanyakan mengapa melakukan pengrusakan. Kemudian para bule ini  marah-marah dan meminta refund uang..  Made Wisnu Putra, mengatakan bahwa bule tersebut belum check in dan belum melakukan pembayaran.

Mendengar penjelasan itu, mereka tidak terima dan melakukan pemukulan dan pengeroyokan. Snag istri yang mencoba melerai juga ikut dipukul, melihat hal tersebut kemudian saksi menghubungi Polsek Ubud Guna proses lebih lanjut.

"Para pelaku berhasil kabur. Setelah kabur, datang personil Polsek Ubud dan Polres Gianyar melakukan penyelidikan," kisahnya.

Dikatakan, Salah satu WNA mengalami luka pada bagian kepala dan  Made Wisnu Putra mengalami luka robek pada bagian tangan kiri, luka baret pada kaki kiri dan memar di telinga kiri.

Sedangkan istrinya Ni Made Niki Suhardini kena pukulan pada bagian dada sebelah kiri. Barang bukti yang diamankan 1 unit yamaha NMAX warna hitam No Pol DK 5957 KBK. 1 unit Honda Scoopy Warna Putih, No. Pol DK 4128 KBO. 1 unit Honda ADV 150 warna Gray, No. Pol DK 6445 FBQ. Lalu  pecahan botol Bir.

"Kami sementara cek CCTV. Motor yang diamankan ditinggal kabur," ungkapnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan enggan berspekulasi. "Ya membenarkan. Masih diselidiki," tutupnya.***

Editor : M.Ridwan
#pasutri #WNA berulah #keroyok #ubud