Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pantau Gerak-Gerik Istri, Habisi Selingkuhan di Kolam, Setelah itu Menyerah ke Polisi, Begini Kronologinya

Ida Bagus Indra Prasetia • Jumat, 2 Agustus 2024 | 17:20 WIB
PASRAH KE POLISI : Pelaku pembunuhan, KM Dana, berbaju tahanan (Tengah) menyerahkan diri setelah membunuh selingkuhan istrinya. (foto: Polres Bangli untuk Radar Bali)
PASRAH KE POLISI : Pelaku pembunuhan, KM Dana, berbaju tahanan (Tengah) menyerahkan diri setelah membunuh selingkuhan istrinya. (foto: Polres Bangli untuk Radar Bali)

BANGLI, Radar Bali.id – Api cemburu itu membuncah dan berujung pembunuhan. Ini yang  dialami sang suami, KM Dana, 47, yang nekat menghabisi nyawa I Ketut Sudiarta, 45, selingkuhan istrinya.

Korban pembunuhan, Sudiarta  disebut-sebut sebagai pacar dari istri ketiga pelaku. Kejadian tragis itu berlangsung di salah satu pemandian air panas di Banjar Toyabungkah, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, pada Rabu (31/7/2024) sekitar pukul 22.00 Wita. 

Pelaku KM Dana kini telah ditangkap polisi. Kasus itu ditangani Sat Reskrim Polres Bangli. ”Pelaku emosi lantaran istri ketiganya mempunyai hubungan spesial dengan korban,” ujar Wakapolres Bangli Kompol M. Akbar Eka Putra Samosir, saat press rilis di lobi Mapolres, Kamis (1/8/2024).

Lanjut Wakapolres, kejadian tersebut berawal saat sang suami KM Dana melihat istrinya yang bernama Jro Evra mengendarai sepeda motor. 

Saat itu, yang  dikendarai adalah motor milik korban Sudiarta. Istri ketiga justru belok ke penginapan di Banjar Toyabungkah. 

Merasa curiga karena ada yang tidak beres, suami menyusul. Di penginapan itu, suaminya melihat ponsel istri ketiganya.

Kemudian si suami menyambungkan WhatsApp (WA) istri ke ponsel miliknya. Sehingga pelaku bisa chat dengan pacar istrinya.

Singkat cerita, pelaku telah mengetahui keberadaan pacar istrinya itu sedang berada di kolam renang Volcano Sari.

Diduga dalam kondisi menyimpan gelegak rasa amarah memuncak, pelaku pun langsung mencari pacar istrinya sambil membawa celurit.

Pelaku datang berjalan kaki. Setibanya di kolam renang, KM Dana melihat Sudiarta berada di samping kolam. 

Pelaku yang sudah tersulut emosi, seketika membuka sarung celurit. Pelaku langsung menyerang korban. ”Korban sempat melompat ke kolam, yang diikuti pelaku. Pelaku pun secara membabi buta menebas, membacok korban,” jelasnya. 

Dalam situasi terdesak, korban sempat melakukan perlawanan menggunakan tangan kosong. Namun korban tak berdaya dengan pertarungan yang tidak seimbang itu dan meninggal.Pelaku menyerahkan diri ke polisi seusai kejadian. [*]

Editor : Hari Puspita
#pembunuhan #bangli #selingkuh