DENPASAR, Radarbali.id - Penyebab kematian mantan Bupati Jembrana Ida Bagus Ardana, 84, bersama sang istri AAA Ayu Sri Wulan Trisna, 64, belum diketahui. Polisi masih selidiki sisa makanan dan minuman yang ada di dalam rumah, Jalan Gurita 4 Nomor 6, Lingkungan Karya Dharma, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan
Informasi yang dihimpun, kematian mantan Bupati Jembrana 1980-1990 karena diduga ada yang janggal. Di antaranya dari gerbang hingga pintu rumah terkunci dari dalam. Hingga bagaimana bisa pasangan itu meninggal pada waktu yang bersamaan di ruangan berbeda. ”Ya, terkesan dramatis. Kami kepolisian masih berusaha mengusut perkara ini sampai tuntas,” ungkap sumber petugas, Sabtu 10 Agustus 2024.
Beberapa hari belakangan, tim gabungan dari Bid Labfor Polda Bali, juga Identifikasi Polresta Denpasar dan Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, masih melakukan pemeriksaan di TKP. ”Sejumlah bukti diamankan. Ada juga makanan dan minuman sisa ada di dapur,” tutupnya.
Selain itu gelas, sendok dan piring. Karena dalam gelas ada air sisa minum, juga sisa nasi di piring. Namun akan dilakukan cek sidik jari terlebih dahulu. Bahkan buku yang dibaca dan ada barang bukti lainnya. ”Sisa makanan dan minuman nantinya di tes di lab jika perlu. Juga obat-obatan medis,” tambahnya.
Sambil mencari bukti petunjuk, pihaknya masih menunggu proses otopsi jenazah Ida Bagus Ardana dan Ayu Sri Wulan Trisna dari pihak RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah. ”Ya, inj demi mengungkap dramatis tewasnya pasutri tersebut,” tambahnya.
Baca Juga: Cerita Duka Mantan Bupati Jembrana Ida Bagus Ardana-2: Di Jembrana Dikenal Tegas dan Merakyat
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan membenarkan bahwa tim gabungan terus melakukan penyelidikan. ”Benar ada sejumlah barang bukti diamankan. Demi kepentingan penyelidikan, maaf apa saja diamankan, belum bisa dibeberkan. Ya tunggu hasil pemeriksaan,” tutupnya.***
Editor : Made Dwija Putera