Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Selidiki Kasus Temuan Mayat di Hutan Pancasari, Buleleng, Tiga Orang Ditangkap

Francelino Junior • Kamis, 13 Februari 2025 | 16:06 WIB
ilustrasi jenazah-JawaPos.com
ilustrasi jenazah-JawaPos.com

SINGARAJARadar Bali.id - Polres Buleleng menangkap tiga orang perempuan yang berkaitan dengan penemuan mayat I Pande Gede Putra, 53, di Hutan Pancasari. Penangkapan ini juga menguatkan kematian korban yang mengarah pada pembunuhan.

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, awalnya polisi menangkap dua orang perempuan yang memiliki hubungan dekat dengan korban di Denpasar. Setelah dilakukan pengembangan, satu orang lagi menyusul ditangkap polisi

”Betul sudah ditangkap Sabtu (8/2). Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak Minggu,” ujar Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura dikonfirmasi Rabu (12/2/2025) siang.

Dikatakan juga, para pelaku sudah diperiksa secara berkelanjutan, untuk mengungkap motif tindakan keji mereka kepada korban. Bahkan polisi juga telah melakukan gelar perkara untuk memastikan tindak pidana dan pasal yang akan dijerat ke pelaku.

Apalagi dari hasil autopsi di RSUD Buleleng termasuk pengungkapan petunjuk yang dilakukan oleh personel Sat Reskrim Polres Buleleng, mengarah pada pembunuhan.

”Detail jelasnya kami sampaikan besok (hari ini) dalam press release,” tutup AKP Widura.

Sebelumnya, masyarakat Buleleng dan pengguna Jalan Raya Singaraja-Denpasar dihebohkan dengan penemuan mayat pria, Senin (3/2) sekitar pukul 14.00 Wita. Posisi mayat tersebut tersangkut di pohon yang berada di bawah jalan raya.

Ditemukannya mayat tersebut berawal dari tingkah tidak biasa dari kera-kera di sekitar sana. Hal itu memancing keingintahuan Wayan Maliasih, 61, dan Nengah Luyada, 45, keduanya warga Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Saat mereka turun ke bawah untuk memeriksa, ternyata ditemukan mayat pria yang tersangkut di pohon dengan posisi telungkup. Kondisinya saat itu ada lebam pada punggung dan pinggang bawah, pergeseran bahu kiri, wajah tampak bengkak, hidung dan mulut sedikit hancur, telinga dan hidung keluar cairan, bahkan dari mulutnya keluar darah kehitaman.


Belakangan, polisi berhasil menemukan identitas yang identik dengan mayat tersebut. Yakni identik dengan identitas bernama I Pande Gede Putra, kelahiran Gianyar, 11 Februari 1971. Beralamat di Jalan H. Takwa, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. [*]

Editor : Hari Puspita
#polres #pancasari #temuan mayat #buleleng