Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Break Shot Bali Diduga Langgar Izin, Klub Malam Berkedok Resto, Digerebek Satpol PP Denpasar, Manajemen Membantah!

Tim Redaksi • Kamis, 27 Februari 2025 | 01:59 WIB
LAPORAN MASYARAKAT: Suasana penggrebekan usaha resto Break Shot Bali oleh petugas Satpol PP Kota Denpasar.
LAPORAN MASYARAKAT: Suasana penggrebekan usaha resto Break Shot Bali oleh petugas Satpol PP Kota Denpasar.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Break Shot Bali, sebuah resto di lantai satu Gedung AMD Center, di Jalan Letda Tantular Nomor 1 Renon Denpasar mendadak jadi perbincangan panas.

Petugas Satpol PP Kota Denpasar datang menggerebek tempat itu pada Jumat malam, 21 Februari 2025.

Penegak yustisia datang setelah ada laporan masyarakat resto ini tak sekadar menyajikan makanan dan minuman, tapi beroperasi layaknya klub malam.

Musik DJ bahkan hingga dini hari, pesta alkohol, dan hiburan itu diduga tanpa izin

Lalu apakah usaha ini terkait dengan AMD Center? Sebab, lokasinya berada di lantai 1 gedung AMD Center milik Agung Manik Danendra (AMD), pengusaha dan tokoh publik. Namun, AMD langsung menepisnya.

"Itu bukan urusan saya. Pengelolaannya sudah diserahkan ke PT Hamparan Wajan Mas," tegasnya singkat saat dikonfirmasi, Rabu, 26 Februari 2025.

Sementara Andreana, Direktur PT Hamparan Wajan Mas, menguatkan pernyataan itu. "Bapak AMD tidak ada hubungannya. Usaha ini murni tanggung jawab kami dengan pengelola, Ida Bagus Sabdala Marta," ungkapnya.

Namun, ternyata ada masalah yang lebih besar. Andreana mengungkap bahwa pengelola Break Shot Bali sudah berkali-kali ditegur, tapi tetap membandel.

Izin usaha yang dijanjikan tak kunjung diurus, dan yang lebih parah, keuntungan yang seharusnya disetorkan pun tak pernah sampai ke PT Hamparan Wajan Mas yang diberi Kuasa Sah pengelolaan Resto oleh AMD Center.

"Saya sudah muak. Ini sudah keterlaluan. Mereka melanggar perjanjian, tidak pernah bertanggung jawab, dan sekarang malah berurusan dengan hukum," ujarnya kesal.

Andreana mengungkapkan, resto Break Shot Bali beroperasi layaknya klub malam, ada hiburan, musik DJ, dan juga menjual minuman beralkhol.

Namun ketika pihak pengelola yakni Ida Bagus Sabdala Marta diminta untuk melengkapi semua perizinan yang dibutuhkan untuk beroperasinya pengembangan usaha ini, hal tersebut tidak dilakukan.

Andreana pun mendesak Satpol PP Kota Denpasar agar segera menutup Break Shot Bali. “Kami ingin ditutup saja. Resto beroperasi layaknya klub malam, buka sampai dini hari. Kami beberapa kali menegur dan minta pengelola untuk segera melengkapi izin-izin yang diperlukan tapi tidak digubris,” katanya tegas.

Tak hanya itu, ia menegaskan pihaknya akan membawa masalah ini ke jalur hukum. "Kami akan sudah laporkan ke Polda Bali. Kami tidak mau usaha ini melanggar hukum lebih jauh,” pungkas Andreana.

Sementara itu, Satpol PP Denpasar pun tak tinggal diam. Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara, membenarkan adanya laporan masyarakat.

"Kami sudah turun langsung untuk memeriksa. Dugaan pelanggaran perizinan ini sedang kami tindak lanjuti," katanya.

Penyidik PPNS Satpol PP Kota Denpasar, Jimnantara Putra, mengungkap bahwa saat pemeriksaan, pihak pengelola hanya bisa menunjukkan izin Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk resto dan minuman beralkohol Golongan B dan C itu pun atas nama PT lain. Disinilah telihat ada kejanggalan.

Ketika ditanya soal dugaan beroperasi hingga dini hari, Satpol PP mengaku belum memiliki bukti kuat. "Saat kami periksa itu jam sebelas malam. Kalau memang mereka buka sampai pagi, kami akan cek lagi," ujarnya.

Bagaimana dengan pihak pengelola? Ida Bagus Sabdala Marta, selaku pengelola Break Shot Bali tegas membantah semua tuduhan. "Ini bukan klub malam! Ini hanya resto yang punya hiburan seperti live music, DJ sing along, dan tempat event," katanya kepada awak media.

Namun, publik tetap curiga. Netizen pun ramai mendesak Satpol PP agar bertindak tegas. "Kalau memang melanggar, tutup saja! Jangan sampai ada tebang pilih!" tulis seorang warganet.

Break Shot Bali pun berada di ujung tanduk, menunggu keputusan yang akan menentukan nasibnya. (tim)

Editor : Rosihan Anwar