Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

H-7 Lebaran, Pemudik Meningkat, Harga Tiket Bus Melonjak pun Ludes

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 25 Maret 2025 | 05:27 WIB
TERDEKAT: Garase bus Gunung Harta di jalan Cokroamnito   di Ubung Denpasar penumpang semakin meningkat, 25 Maret 2025
TERDEKAT: Garase bus Gunung Harta di jalan Cokroamnito di Ubung Denpasar penumpang semakin meningkat, 25 Maret 2025

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Kantor Perusahaan Oto (PO) Gunung Harta, Jalan Cokroaminoto, tampak ramai penumpang  yang akan mudik sore Senin (24/3/2025). 

Mereka memilih  mudik lebih awal  supaya lebih santai karena tanggal 28 Maret prediksi puncak arus mudik bertepatan dengan Ngerupuk yang tradisinya adanya arak-arakan ogoh. 

Salah satu penumpang mengaku lebih awal mudik biar tidak macet  karena akan Nyepi. Bersama keluara ia memakai bus ke Jawa Timur.”Dari awal berangkat takut ogoh-ogoh mau ke Jawa Timur,” ucapnya. 

Hal senada juga disampaikan oleh Bambang,  yang memilih lebih awal mudik ke Surabaya supaya tidak terburu-buru. Diakuinya harga tiket yang dibeli lebih mahal biasanya beli Rp 250 ribu.

”Pilih ini supaya gak kesusu. Saya ke Surabaya sendiri biar lebih cepat,” ucap pria yang berusia 47 tahun ini. 

Dalam kesempatan yang sama, diwawancarai operator tiket  PO Bus Gunung Harta di Ubung,  Ni Luh Putu Widyani membenarkan ada peningkatan penumpang  dari tanggal 20 Maret, membludaknya tanggal 28 Maret 2025.

 Baca Juga: Tegaskan Iuran PWA dan Sanksi Wisman, Gubernur Koster Terbitkan SE Nomor 07, Suntik Dana Desa Adat

Bahkan, jumlah melonjak hingga  20-25 bus. Jumlah bus kategori eksekutif per bus 30-34 orang.  Bus ekonomi jumlahnya  59 kursi dengan rute paling banyak ke Denpasar-Jember.”Rute paling banyak ke Denpasar-Jember, sehari bisa berangkat 6 bus,” ucap Widyani. 

Harga tiket meningkat drastis,  Denpasar ke Jogjakarta  naik sekitar 70 persen mencapai harganya Rp 700 ribu, padahal biasanya Rp 380 ribu. Sedangkan  Denpasar-Jember sekitar 40 persen.

Sebelumnya ke Jember harganya Rp160 ribu ke 230 ribu. Denpasar ke Surabaya dari Rp 280 ribu meningkar Rp 350 ribu.”Saat Hari Idul Fitri turun (permintaan,red), kenaikan harga tertinggi di tanggal 26 dan 27 Maret,” jelasnya 

Keberangkatan terakhir bus Gunung Harta tanggal 28 Maret dari jam 08.00 pagi sampai jam 10.00 pagi. Widyani mengaku semua tiket sudah ludes terjual. Baik yang reguler maupun eksekutif.

”Sudah full booking, sudah penuh regular dan eksekutif dari dua mingguan, lalu. Yang sisa paling ke Jemberm  Pembelian ke Jember langsung biasanya jarang ada yang booking,” terangnya. 

Bus harus sampai ke pelabuhan paling lambat  pukul 15.00 karena dari pelabuhan tutup jam 17.00 sore, maka dari itu bus lebih awal berangkat.”Biasanya kami terakhir berangkat jam 15.00 sore, pas tanggal 28 Maret maju jadi jam 10,” ujarnya.***

Editor : M.Ridwan
#kolaborasi #mudik #salat ied