Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Badah! Maunya Biar Lolos Pantauan Petugas, Turis Perempuan Asal Argentina Ini Selundupkan Kokain, Dimasukkan ke Alat Vitalnya

Andre Sulla • Kamis, 27 Maret 2025 | 15:15 WIB
TUA-TUA NEKAT: Turis asal Argentina berinisial GE ini memperlihatkan barang bukti usai diamankan Bea Cukai Ngurah Rai. (istimewa)
TUA-TUA NEKAT: Turis asal Argentina berinisial GE ini memperlihatkan barang bukti usai diamankan Bea Cukai Ngurah Rai. (istimewa)

MANGUPURA, Radar Bali.id – Ada-ada saja kelakuan Perempuan jaringan penyelundup narkoba ini. Dia adalah wanita Argentina berinisial GE, usianya 46 tahun.

Perempuan berusia nyaris setengah abad ini rupanya benar-benar nekat. GE kedapatan menyelundupkan kokain dengan modus vaginal insert alias disisipkan ke vagina.

Tapi, ternyata akhirnya diamankan petugas Bea Cukai Ngurah Rai, Selasa, 25 Maret 2025, sekitar pukul 18.00 Wita. Usai ditangkap pelancong  wanita tersebut bakal diserahkan ke petugas BNNP untuk pengembangan.

Penuturan Humas Bea Cukai Ngurah Rai, Bowo Pramoedito, menerangkan modus seperti yang dilakukan GE kerap terdeteksi dan terungkap. Sehingga perempuan tersebut diamankan dengan mudah dan tanpa perlawanan.

Dikatakan, wanita ini tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Selasa ( 25/3/2025), sekitar pukul 18.00 Wita.

Setelah turun dari Emirates EK 368 rute Dubai–Denpasar, gelagatnya sudah mencurigakan. Berdasarkan analisis intelijen, Bea Cukai langsung mengarahkannya ke jalur pemeriksaan khusus.

"Ternyata dugaan petugas benar. Dia menyelundupkan dengan modus vaginal insert. Dia mengakui menyelundupkan kokain," terangnya, Rabu (26/3/2025).

Ditemukan bubuk putih kokain seberat 323,76 gram bruto yang dikemas menggunakan lakban dan kondom, disisipkan di dalam alat kelamin. "Dia  berprofesi sebagai penata rambut, mengakui narkotika tersebut hanya dititipkan. Dibawa dari Meksiko dengan tujuan Bali," cetusnya. 

Pelaku dijanjikan imbalan sebesar USD 3.000 untuk membawa paket tersebut.

Selain itu, petugas juga menemukan indikasi adanya keterlibatan pihak lain yang diduga bertugas sebagai penerima barang di Bali.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Bea Cukai Ngurah Rai berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali.

Tentu untuk mengungkap jaringan narkotika yang lebih luas. Barang bukti serta wanita ini telah diserahkan kepada BNNP Bali untuk penyelidikan lebih lanjut.Bea Cukai Ngurah Rai menegaskan komitmennya dalam memberantas penyelundupan narkotika melalui pengawasan ketat di pintu masuk negara serta memperkuat kerja sama dengan berbagai instansi terkait, pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#argentina #kondom #kokain #imigrasi #bea cukai #penyelundupan #penangkapan #penata rambut #narkoba #bali #turis