DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Penganiayaan disertai pengeroyokan oleh 3 oknum aparat pecah di Denpasar.
Kejadian berlangsung di GOR Ngurah Rai, Jalan WR Supratman, beberapa hari lalu. Warga sipil yang diduga pelaku curanmor , berinisial N, meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, N merupakan warga sipil. Ketiganya dikabarkan marah akibat kendaraan roda dua (sepeda motor) yang diduga sempat dikendarai korban. Akhirnya, salah satu pelaku menjemput N di wilayah Renon pada malam hari.
Baca Juga: Duo Spesiali Ganjal ATM Dibekuk, Sempat Bobol Rekening Raup Rp 102 Juta, Cek Begini Rahasianya
Kemudian, N dibawa ke GOR Ngurah Rai. Di sana terjadi penganiayaan. N dipukul menggunakan tangan mengepal dan ditendang. N juga dianiaya menggunakan benda tumpul jenis selang.
"Korban dianiaya dan dikeroyok hingga sekarat, bahkan tak sadarkan diri," beber sumber, Selasa (6/5/2025).
Setelah yang bersangkutan dibawa pulang ke Buleleng, ternyata sampai di salah satu rumah sakit di Kota Singaraja. Pihak medis menyatakan yang bersangkutan telah meninggal dunia.
"Kabar yang beredar, kuat dugaan korban dituduh mencuri sepeda motor milik keluarga salah satu dari tiga pelaku," pungkas sumber ini.
Baca Juga: Persiapan Capai 80 Persen, 241 Jemaah Haji Kota Denpasar Akan Diberangkatkan ke Mekah Bulan Mei 2025
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf. Candra membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Ya, tiga oknum anggota yang diduga melakukan tindakan berlebihan terhadap korban, sudah diproses pihak Polisi Militer," bebernya.
Lebih lanjut dikatakan, menyangkut kronologis kejadian dan motif para tersangka melakukan pengeroyokan masih didalami.
"Kalau hasil penyelidikan sudah kelar, akan kami sampaikan juga terkait motif dan kronologis lengkapnya," pungkas Kolonel Inf. Candra.***
Editor : M.Ridwan