NUSA PENIDA, Radar Bali.id- Menghebohkan warga. Penusukan terjadi di pasar malam, Lapangan Umum Sampalan, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Senin (5/5/2025) sekitar pukul 19.00.
Akibat tusukan yang dilakukan Muhammad Iqbal Rafsanjani, asal Jembrana menggunakan pisau, Allme Tirta Anggara yang juga asal Jembrana mengalami luka tusuk di punggung bagian kanan dan dada bagian kiri.
Kasi Humas Polres Klungkung AKP Agus Widiono, Selasa (6/5/2025) menuturkan peristiwa itu dipicu persoalan pribadi. Berawal sekitar pukul 19.00, Anggara yang sedang bekerja di pasar malam, Desa Batununggul menghampiri Rafsanjani untuk menanyakan perihal sikap pelaku yang selalu menantang korban.
”Lalu pelaku menjawab ”Kenapa nggak suka?” Mendengar itu, korban mengajak pelaku untuk menyelesaikan persoalan mereka di tempat lain,” terangnya.
Setelah itu, korban kembali ke tempat kerjanya untuk melanjutkan perkerjaannya. Sementara pelaku pergi entah ke mana. Selang lima menit, pelaku menghampiri korban dan menantang sampai mereka berdua nyaris berkelahi dan kemudian dilerai oleh rekan-rekan kerjanya.
”Pada saat dilerai, pelaku sudah mengeluarkan senjata tajam dan kemudian korban diusir dari lapangan pasar malam agar tidak terjadi perkelahian,” jelasnya.
Korban pun kemudian pulang ke kost dan mengobrol dengan temannya. Tetapi sekira 15 menit kemudian, korban kembali kelapangan pasar malam untuk bekerja dan didatangi pelaku kembali dan langsung menantang korban untuk berkelahi sehingga perkelahian pun terjadi.
”Pada saat itu, pelaku membawa sajam berupa pisau belati dan melakukan penusukan ke arah korban,” ungkapnya.
Akibat dari peristiwa tersebut, korban mengalami luka tusukan di punggung bagian kanan dan dada bagian kiri. Korban pun dibawa ke Rumah Sakit Gema Santi untuk penanganan medis.
”Perkelahian antara pelaku dan korban sudah pernah terjadi pada awal pasar malam di Banjar Sampalan tersebut dibuka dan sudah didamaikan oleh pihak pengelola,” katanya.
Setelah mendapat penanganan, korban pun melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Nusa Penida. Unit Reskrim Polsek Nusa Penida kemudian penyelidikan dan pengembangan informasi mengenai keberadaan terduga pelaku.
Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa terduga pelaku masih berada di wilayah Nusa Penida, tepatnya di sekitar pasar malam Lapangan Umum Sampalan, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida.
Selanjutnya, tim Unit Reskrim bergerak cepat dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku di sebuah minimarket, Jalan Raya Ped, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, tepatnya dekat Pelabuhan Banjar Nyuh.
”Pelaku beserta barang bukti berupa pisau belati dengan gagang hitam telah diamankan di Mapolsek Nusa Penida guna proses hukum lebih lanjut,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita