Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Duh! Dasar Otak Kotor! Pelaku Begal Payudara Diringkus Polisi, Mengaku Terangsang karena Melihat Bodi

Juliadi Radar Bali • Sabtu, 10 Mei 2025 | 14:06 WIB
DITANGKAP : Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Muh. Taufik Effendi dengan latar belakang pelaku criminal termasuk pembegal payudara di Tabanan.(juliadi/radar bali)
DITANGKAP : Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Muh. Taufik Effendi dengan latar belakang pelaku criminal termasuk pembegal payudara di Tabanan.(juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Polisi akhirnya berhasil menangkap seorang pelaku begal remas payudara yang meresahkan warga Tabanan.

Aksi begal remas payudara ini sempat terjadi di wilayah Nyitdah Kediri Tabanan pada 30 April lalu dan viral di media sosial.

Lantaran meresahkan warga khusus kaum wanita yang kerap kali pulang bekerja saat malam hari dan siang hari membuat kepolisian Polres Tabanan melakukan penyelidikan terhadap peristiwa itu.

Walhasil, pelaku aksi begal berhasil ditangkap. "Ya Rabu (7/5/2025) kami amankan pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Moh. Taufik Effendi dihubungi Jumat (9/5/2025). 

Pelaku aksi remas payudara ini pihaknya tangkap di daerah Tegalalang Gianyar. Pelaku berinisial AJ berusia dewasa asal Sumba Barat Daya, NTT. Pelaku kini telah menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan. "Pengakuan pelaku baru sekali melakukan aksi begal remas payudara," tuturnya. 

Disinggung soal motif mengapa pelaku nekat melakukan aksi begal remas payudara wanita.  AKP Taufik menyebut ini bukan karena kelainan. Tetapi murni untuk motif hama nafsu. "Jadi pelaku nafsu melihat bodi korban yang montok," ungkap. 

Seperti diketahui aksi begal remas payudara ini sejatinya tidak hanya sekali terjadi. Kejadian yang sama pernah terjadi pada tahun 2024 lalu dan terulang lagi pada bulan April 2025. 

Bukan hanya aksi remas payudara melainkan pula remas pantat dilakukan. Aksi semacam ini sangat meresahkan kaum hama di Tabanan, karena dilakukan malam hari. Dengan lokasi kejadian di daerah Nyitdah dan di Jalan Raya Kediri-Tanah Lot, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Tabanan. 

Aksi remas payudara hingga pantat dilakukan pelaku dengan secara tiba-tiba datang dari arah belakang memepet kendaraan korban. Dengan spontan langsung meremas bagian payudara dan pantat korban. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#pelecehan seksual #asusila #penangkapan #begal payudara #polres tabanan