Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pecalang Korban Pemukulan di Besakih Dijadikan Tersangka, MDA Karangasem Berharap Segera Dicabut

Zulfika Rahman • Senin, 19 Mei 2025 | 15:05 WIB
ilustrasi kejadian pengeroyokan -Jawa Pos.com
ilustrasi kejadian pengeroyokan -Jawa Pos.com

AMLAPURA, Radar Bali.id - Penetapan pecalang Desa Adat Besakih, I Nengah Wartawan,  sebagai tersangka mengundang rekasi banyak pihak.

Akibat Keputusan itu, kini banyak yang bingung dengan penetapan yang statusnya sebagai korban justru ikut terseret menjadi tersangka.


Salah satunya, Ketua MDA Karangasem, I Nengah Suarya. Dia secara tegas berharap agar status tersangka terhadap anggota pecalang Desa Adat Besakih itu bisa dicabut. ”Kami berharap status tersangkanya dicabut. Karena saat kejadian, pecalang tersebut menjalankan tugas,“ kata Suarya dikonfirmasi Minggu (18/5/2025).


Suarya yang juga menjabat sebagai Bendesa Adat Dukuh Penaban tersebut juga  mengaku sudah bertemu dengan Kapolres Karangasem untuk meminta dijadwalkan audiensi bersama Prajuru MDA Kabupaten dan MDA Kecamatan. ”Kami sudah koordinasi agar dapat diterima  oleh pak Kapolres. Tadi juga sudah dijadwalkan tanggal 20 Mei,” tuturnya. 


Seperti diketahui, penetapan status tersangka terhadap I Nengah Wartawan menuai gejolak di kalangan masyarakat. Banyak yang menyayangkan, penetapan status tersangka terhadap pecalang yang menjadi korban pengeroyokan sarat kepentingan dan tidak objektif. 

Sementara itu, dalam keterangan resminya, Polres Karangasem menegaskan bahwa penanganan laporan masyarakat terkait dugaan penganiayaan ringan yang melibatkan seorang pecalang Desa Adat Besakih telah dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. [*]


Editor : Hari Puspita
#besakih #pengeroyokan #pemukulan #karangasem #pecalang #mda #kapolres karangasem