DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Sudah sepekan berlalu sejak peristiwa penebasan sadis yang terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Gelogor Carik, Gang Lely No 92, Banjar Gelogor Carik, Pemogan, Denpasar Selatan, Senin 15 September 2025 sekitar pukul . Hingga kini, polisi masih terus memburu pelaku yang identitasnya telah dikantongi.
Karena itu, Polisi imbau pelaku tidak mempersulit penyelidikan agar hukuman tidak berat. Korban berinisial NAR, 30, asal Palembang, menderita luka serius akibat sabetan senjata tajam. Saat ini, ia masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kondisinya belum memungkinkan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menegaskan bahwa identitas pelaku sudah diketahui berdasarkan keterangan kurang lebih lima orang saksi yang merupakan tetangga kos di TKP. Namun, pihak kepolisian masih merahasiakan detail identitas demi kepentingan penyelidikan.
Baca Juga: Semen Padang vs Bali United: Laga Pertaruhan Nasib Almeida
“Dari hasil pemeriksaan saksi, korban dan pelaku memang saling kenal, mereka sudah lama berteman,” ungkap Sukadi, Senin (22/9). Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran. Namun Sukadi enggan berspekulasi apakah pelaku masih berada di Bali atau sudah melarikan diri ke luar daerah.
Polisi mengimbau pelaku agar segera menyerahkan diri dan tidak memperburuk keadaan. “Alangkah baiknya pelaku tidak mempersulit penyelidikan. Jika menyerahkan diri, tentu akan lebih meringankan proses hukum,” tegas Sukadi. Pihak kepolisian juga menegaskan akan terus melakukan pengejaran hingga pelaku berhasil ditangkap.
"Tujuannya, mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum," tutup Juru Bicara (Jubir) Polresta Denpasar.
Seperti berita sebelumnya, Suasana kos di Jalan Gelogor Carik Gang Lely No 92, Banjar Gelogor Carik, Pemogan, Denpasar Selatan, kembali mencekam. Setelah sebelumnya sempat terjadi aksi melukai diri sendiri di lokasi yang sama, kini insiden lebih mengerikan kembali terulang.
Seorang lelaki asal Palembang berinisial NAR, 30, menjadi korban penebasan oleh teman sekamarnya sendiri, yang juga berprofesi sebagai pengamen.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Senin (15/9) sekitar pukul 20.30 WITA dan sontak mengguncang warga sekitar. Aksi keji tersebut terekam jelas kamera CCTV yang terpasang di area kos.
Dalam rekaman, terlihat korban dan pelaku keluar dari kamar yang sama. Keduanya sempat terlibat cekcok singkat. Pelaku yang mengenakan baju hitam lantas masuk kembali ke kamar, lalu keluar sambil membawa sebilah senjata tajam.
Tanpa banyak kata, pelaku langsung menyerang pria berbaju putih yakni NAR dengan tebasan bertubi-tubi ke arah punggung, leher, hingga kepala bagian belakang. Korban yang tak berdaya berteriak minta tolong, hingga membuat penghuni kos lainnya panik berhamburan keluar.
Tubuh NAR jatuh tersungkur bersimbah darah di teras kamar. Sementara itu, pelaku dengan cepat kabur menggunakan sepeda motor, meninggalkan korban dalam kondisi kritis. Melihat NAR sekarat, penghuni kos bergegas mengevakuasi korban ke RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah Denpasar untuk mendapat perawatan medis.***
Editor : M.Ridwan