SEMARAPURA, Radar Bali.id – Kisruh pembangunan glass viewing platform atau lift kaca di Klungkung kini telah menarik perhatian serius dari aparat penegak hukum.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung mengambil langkah tegas dengan memanggil sejumlah pihak, bahkan membenarkan pemanggilan dua Kepala Dinas (Kadis) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali untuk dimintai keterangan terkait proyek kontroversial ini.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Klungkung, I Wayan Suardi, pada Rabu (3/12/2025) mengonfirmasi bahwa dua petinggi Pemprov Bali tersebut akan diperiksa pada Rabu pekan depan, 10 Desember.
Dua Kadis yang dijadwalkan hadir adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Putu Sumardiana.
"Betul, dua kepala dinas tersebut sudah kami panggil untuk dimintai keterangannya pada (Rabu) 10 Desember," ujar Suardi saat dikonfirmasi.
Meskipun membenarkan pemanggilan dua pejabat tinggi ini, Suardi masih enggan membeberkan detail materi pemeriksaan. Ia berdalih bahwa substansi masalah masih dalam proses penyelidikan intensif.
"Isi pemeriksaan masih belum bisa disampaikan, karena menyangkut substansi masalah yang sedang kami dalami," terangnya.
Sebelumnya, Kejari Klungkung juga telah memanggil sejumlah pejabat lain untuk dimintai keterangan terkait lift kaca ini. Namun, Kajari Suardi memilih menutup rapat identitas pihak-pihak yang telah diperiksa.
"Tidak bisa saya detailkan, ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami akan terus bekerja," tandasnya.[*]
Editor : Hari Puspita