MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Tiga buruh proyek asal Bandung, Jawa Barat, masing-masing YP, 28, RS, 25, dan UD, 20, dikeroyok sekelompok orang tak dikenal. Motifnya adalah, hanya karena menolak ajakan meneguk minuman keras. Kejadian berlangsung di bedeng proyek kawasan Jalan Raya Uluwatu, Banjar Karang Boma, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Minggu (7/12/2025) sekitar pukul 07.00 WITA.
Sumber di kepolisian menyebutkan, kejadian bermula saat ketiganya baru bangun pagi dan mendapati sekelompok orang yang tidak mereka kenal tengah minum-minum di dalam bedeng proyek. “Para pelaku sedang minum miras di bedeng. Korban sempat menegur agar tidak minum di lokasi proyek, tapi tidak digubris,” ujar sumber, Selasa (9/12/2025).
Tak hanya menolak diberi minuman, korban YP juga berusaha menahan ajakan para pelaku. Situasi memanas ketika gelas miras yang disodorkan ke YP tak sengaja jatuh dan tumpah. Seketika itu pula amarah para pelaku meledak.
Baca Juga: Persib vs Bangkok United: Pencetak Gol ke Gawang The Angels Siap Tampil
Ketiga yakni YP, RS, dan UD, tak menyangka teguran sederhana agar tak mabuk-mabukan di area bedeng berujung pukulan, tendangan, hingga hantaman botol kaca. "YP langsung dikerumuni. Pukulan mendarat beruntun di pipinya," kisah sumber, Selasa (9/12). Melihat rekannya dihajar, RS dan UD berusaha melerai.
"Namun, niat baik itu malah membuat keduanya ikut jadi sasaran," tambah sumber. UD dihantam di bagian pelipis hingga memar. Lebih nahas lagi nasib RS. Saat mencoba menolong UD, kedua tangannya dipegang para pelaku, lalu salah satu dari mereka menghantamkan botol kaca ke kepala RS.
Dalam kekacauan itu, YP yang sudah tersungkur tak luput ditendang secara membabi buta. Akibat pengeroyokan tersebut, ketiga buruh ini mengalami luka memar hampir di seluruh tubuh. YP mengalami luka di pipi, pelipis, pinggul, pinggang, hingga betis. RS menderita memar di pelipis, leher, bibir, punggung, serta pergelangan tangan.
UD mengalami luka memar di kepala kiri, kanan, leher, serta kaki bagian belakang.
Kasus ini sudah mereka laporkan ke Polsek Kuta Selatan. Hingga kini polisi masih memburu para pelaku. Kini Polisi telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap identitas para pelaku.
"Kini kelompok pengeroyok tersebut masih dalam pengejaran," tutupnya. Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol Ketut Sukadi, saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. “Belum dapat data. Cek dulu,” singkatnya.***
Editor : M.Ridwan