Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kriminalitas di Bangli Meningkat di 2025, Narkoba dan Kasus Pembunuhan Jadi Sorotan

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Rabu, 31 Desember 2025 | 14:36 WIB
ilustrasi jenazah kasus pembunuhan. (dok.JawaPos.com)
ilustrasi jenazah kasus pembunuhan. (dok.JawaPos.com)

BANGLI, Radar Bali.id – Angka kriminalitas di Kabupaten Bangli tercatat mengalami kenaikan tipis sepanjang tahun 2025.

Polres Bangli merilis data sebanyak 114 kasus kriminalitas terjadi tahun ini, atau naik 1,78 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Kapolres Bangli, AKBP James I. S. Rajagukguk, menyatakan bahwa kasus penyalahgunaan narkotika masih menjadi "tren" negatif yang mendominasi dengan total 25 kasus.

 Uniknya, mayoritas tersangka bukan merupakan warga asli Bangli. "Rata-rata yang kami tangkap adalah pemakai dari luar daerah yang mencoba-coba di wilayah Bangli," ungkapnya dalam rilis akhir tahun, Selasa (30/12/2025).

Selain narkotika, kasus yang menjadi perhatian besar publik adalah dua tragedi pembunuhan di Desa Songan, Kintamani. Satu kasus sudah mendapat putusan pengadilan, sementara satu lainnya sedang dalam proses pelimpahan ke kejaksaan.

Di sisi lain, terdapat kabar baik dari sektor gangguan keamanan dan ketertiban (seperti bencana dan musibah), yang justru turun 28 persen. Namun, angka kasus gantung diri masih tergolong tinggi dengan 18 kejadian, disusul musibah kebakaran dan korban tenggelam di Danau Batur.

 Pihak kepolisian berkomitmen meningkatkan pengawasan dan edukasi masyarakat untuk menekan angka kriminalitas di tahun 2026.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#kasus pembunuhan #laporan kasus #jumlah kasus #kintamani #kasus narkoba #polres bangli