TABANAN, Radar Bali.id – Aksi pelecehan seksual di jalan raya atau yang dikenal dengan sebutan "begal pantat" kembali meresahkan kaum wanita di Tabanan.
Kasus terbaru menimpa seorang remaja berinisial PISTP,18, saat melintas di jalur sepi antara Desa Buruan menuju Desa Jegu, Kecamatan Penebel, pada Minggu (28/12/2025) malam.
Kejadian bermula saat korban bersama rekannya pulang dari rapat di Balai Banjar Buruan Tengah sekitar pukul 21.55 Wita. Saat berada di lokasi kejadian yang gelap dan sepi, motor korban tiba-tiba dipepet oleh pria misterius yang mengendarai Honda Vario Tekno hitam-merah dan mengenakan helm model pilot.
"Pelaku memepet korban dan tiba-tiba memegang pinggang hingga pantat korban. Spontan korban berteriak dan rekannya langsung memacu kendaraan untuk menyelamatkan diri," ujar Kapolsek Penebel, AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa, Selasa (30/12/2025).
Meski korban belum secara resmi melapor, Polsek Penebel telah bergerak cepat melakukan penyelidikan.
Petugas kini tengah memeriksa rekaman CCTV di sejumlah ruko dan toko modern di sepanjang jalur kejadian untuk mengidentifikasi wajah pelaku. Polisi pun mengimbau para wanita agar tidak berkendara sendirian di malam hari guna menghindari aksi serupa.[*]
Editor : Hari Puspita