Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Rilis Akhir Tahun 2025, Polda Bali Klaim Kamtibmas Tetap Kondusif, 3.427 Kasus Berhasil Diungkap

Andre Sulla • Rabu, 31 Desember 2025 | 22:50 WIB

 

 

KALEDEOSKOP: Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Aditya Jaya, S.H., S.I.K., M.Si., paparan kamtibmas Bali.
KALEDEOSKOP: Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Aditya Jaya, S.H., S.I.K., M.Si., paparan kamtibmas Bali.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Kepolisian Daerah (Polda) Bali memaparkan capaian kinerja operasional sepanjang tahun 2025. Paparan ini menjadi bentuk refleksi sekaligus akuntabilitas Polri kepada publik atas upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Pulau Dewata.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan, rilis akhir tahun bukan sekadar penyampaian deretan angka statistik. Lebih dari itu, data tersebut merepresentasikan kehadiran negara melalui Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan.

"Ya, serta penegakan hukum yang presisi kepada masyarakat," ujarnya dalam rilis akhir tahun yang digelar Selasa (30/12/2025). Rilis akhir tahun ini adalah bentuk pertanggungjawaban Polri, khususnya Polda Bali, kepada masyarakat.

 Baca Juga: 100 Hari Tanpa Tersangka, AJI Denpasar Soroti Mandegnya Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis di Polda Bali

"Ini merupakan refleksi kinerja kami dalam mengoptimalkan pemeliharaan kamtibmas, pelayanan publik, hingga penegakan hukum yang berkeadilan,” ujar Irjen Daniel. Sepanjang 2025, Polda Bali melaksanakan berbagai operasi kepolisian guna menjaga stabilitas keamanan.

Tidak hanya operasi nasional berskala besar seperti Operasi Ketupat dan Operasi Lilin, jajaran Polda Bali juga mengintensifkan operasi kewilayahan seperti Operasi Sikat, Pekat, Cipta Kondisi, serta operasi rutin yang menyentuh langsung potensi gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.

Hasilnya, selama satu tahun terakhir, Polda Bali berhasil mengungkap 3.427 kasus kejahatan, atau sekitar 60 persen dari total laporan yang ditangani. Pengungkapan tersebut mencakup berbagai jenis tindak pidana, mulai dari kejahatan konvensional hingga kasus yang berdampak luas terhadap stabilitas sosial dan ekonomi.

 Baca Juga: Ketika Kapolda Bali Lepas 408 Anggota Purnabakti, Dua Jenderal Kembali ke Masyarakat, Begini Pesan Kapolda Bali

Kapolda menegaskan, keberhasilan menjaga keamanan tidak dapat dibangun oleh Polri seorang diri. Sinergi lintas sektor dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama menciptakan stabilitas kamtibmas yang berkelanjutan. Keamanan adalah fondasi pembangunan.

Stabilitas kamtibmas yang terjaga akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, termasuk sektor pariwisata Bali. "Keberhasilan pengamanan agenda nasional dan internasional adalah bukti bahwa keamanan merupakan investasi strategis,” tegasnya.

Dalam aspek reformasi operasional, Polda Bali juga menekankan bahwa perubahan tidak hanya menyentuh taktik di lapangan, tetapi menyasar filosofi dasar kehadiran Polri di ruang publik dan demokrasi. Penyampaian pendapat di muka umum diposisikan sebagai hak konstitusional warga negara.

Polri berperan sebagai penjamin keamanan dan pelayan masyarakat. Dengan capaian tersebut, Polda Bali berkomitmen terus meningkatkan profesionalisme. "Tentunya dengan kepercayaan publik, seiring tantangan kamtibmas yang kian kompleks di tahun-tahun mendatang," tutupnya.***

Editor : M.Ridwan
#Daniel Adityajaya #Rilis Akhir Tahun 2025 #kasus kriminal #polda bali