Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Polres Buleleng Kantongi Identitas Pelaku Pelecehan Seksual Menyimpang di Banyuning, Tersangka Ternyata LGBT Tunawicara

Francelino Junior • Senin, 2 Februari 2026 | 07:30 WIB
SUDAH MEMANTAU PELAKU : Kanit IV PPA dan Tipidter Sat Reskrim Polres Buleleng, Iptu Agus Fajar Gumelar. (francelino junior).
SUDAH MEMANTAU PELAKU : Kanit IV PPA dan Tipidter Sat Reskrim Polres Buleleng, Iptu Agus Fajar Gumelar. (francelino junior).

 

SINGARAJA, Radar Bali.id– Misteri kasus dugaan pelecehan seksual menyimpang dan penganiayaan yang menimpa seorang remaja pria di Kelurahan Banyuning mulai menemui titik terang.

Sat Reskrim Polres Buleleng menyatakan telah mengantongi identitas pelaku dan segera menetapkannya sebagai tersangka dalam waktu dekat.

Kanit IV PPA dan Tipidter, Iptu Agus Fajar Gumelar, mengungkapkan bahwa pelaku adalah seorang pemuda berusia sekitar 21-22 tahun. Pelaku sempat mencoba melarikan diri dari kos-kosannyanya di Jalan Pulau Komodo setelah kasus ini viral, namun polisi berhasil melacak persembunyiannya di rumah orang tuanya.

"Minggu ini akan ada kejelasan status dan penetapan tersangka," ujar Iptu Fajar, Minggu (1/2/2026).

Menariknya, polisi menemui kendala unik dalam proses penyidikan karena pelaku merupakan penyandang disabilitas tunawicara. Untuk itu, pihak kepolisian akan melibatkan ahli atau guru SLB guna melakukan pemeriksaan mendalam.

Kasus yang menghebohkan publik Buleleng ini menimpa Putu EBP, 16. Korban awalnya dihampiri pelaku di Simpang Banyuning dengan modus meminta bantuan, namun justru digiring ke sebuah kos-kosan.

Di sana, korban mengalami percobaan tindakan asusila dan kekerasan fisik hingga ponsel miliknya rusak.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#penyimpangan seksual #pelecehan seksual #lgbt #polres buleleng