DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Resmi masuk dalam ranah hukum pidana! Made Hiroki kembali buka suara terkait unggahan viral di media sosial yang melibatkan anggota DPD RI asal Bali, Niluh Djelantik.
Dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026), Hiroki menjelaskan, unggahan tersebut sudah menimbulkan dampak Trauma dan kegaduhan di Media Sosial, di mana tanpa Hak telah tersebar dan memojokan diri pribadi ataupun kelangsungan tumbuh kembang anaknya dan Dunia Bisnis yang dijalaninnya.
Dan Hiroki sangat keberatan atas unggahan Niluh Djelantik yang Intervensi pihak Polresta Denpasar segera menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang disebut telah dibuat oleh pihak Marsella Ivanaa.
Hiroki mengatakan, bahwa dirinya adalah seorang masyarakat dan Niluh seorang Pejabat DPD RI Asal Balimenyebarkan informasi tanpa terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada dirinya..
Made Hiroki telah menunggu itikad baik dari Niluh Djelantik dalam waktu 3 x 24 jam untuk mencabut unggahan tersebut. Namun tidak digubris, dan telah melaporkan Ni Luh Djelantik ke pihak Polri dan akan juga melaporkan ke Badan Etik DPD RI Jakarta.
Sebelumnya, melalui unggahan di akun Instagram pada Sabtu (21/3/2026), Niluh Djelantik menyatakan telah menerima informasi dari akun @marsellaivanaa terkait dugaan KDRT.
Dalam unggahan itu, Niluh menyebut laporan telah dibuat ke Polresta Denpasar dan meminta kepolisian segera menindaklanjutinya.
“Kepada Polresta Denpasar, mohon dapat segera menindaklanjuti laporan saudari Marsella agar buah hati yang masih bayi dapat segera berkumpul dengan ibunya. Atas KDRT yang dialami oleh saudari Marsella, proses hukum pelaku untuk mendapatkan ganjaran setimpal,” tulis Niluh dalam unggahannya.
Made Hiroki menyatakan, Polri milik Rakyat dan Bangsa Indonesia serta bekerja secara PRESISI bukan milik pribadi atau pejabat daerah spt DPD RI Bali Niluh Djelantik. Yakni dengan menyuruh anggota polisi melalui Media Instagram milik pribadi Niluh Djelantik.
"Apalagi, bayi laki-laki buah hati Made Hiroki sebagai Ayah Kandung mempunyai Hak juga dan belum ada satupun putusan Pengadilan terkait Hak Asuh dan jangan lupa anak laki-laki yang mesti dilihat dari budaya Bali jatuh ke pihak Made Hiroki,” tutupnya dengan nada Ketus!
Editor : Rosihan Anwar