Aksi pencurian dengan modus tak biasa terjadi di wilayah hukum Polsek Marga. Toko Sembako Agastya yang berlokasi di Banjar Dinas Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan, menjadi sasaran maling. Uniknya, pelaku tidak merusak pintu, melainkan masuk dengan cara menjebol tembok toko.
INI kejadian yang benar-benar mengagetkan. Peristiwa ini mengakibatkan pemilik toko, I Ketut Sumber Jaya, mengalami kerugian materiil hingga lebih dari Rp10 juta setelah sejumlah besar stok sembako miliknya raib digondol pelaku.
Kapolsek Marga, AKP I Nyoman Sudarma, seizin Kapolres Tabanan, mengonfirmasi bahwa aksi pencurian tersebut baru diketahui korban pada Senin pagi (27/4/2026) sekitar pukul 07.15 Wita.
Berdasarkan keterangan korban, toko tersebut sempat beroperasi normal hingga Sabtu malam sebelum akhirnya libur pada hari Minggu. Kecurigaan muncul saat Sumber Jaya membuka toko di hari Senin dan mendapati tatanan barang dagangannya berubah drastis dan berantakan.
Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, korban terkejut menemukan tembok di sisi sebelah barat toko sudah dalam keadaan berlubang. Lubang itulah yang diduga menjadi akses masuk dan keluar pelaku untuk menguras isi toko tanpa terdeteksi dari depan.
Puluhan Kantong Beras dan Minyak Goreng Lenyap
Dalam aksinya, pelaku tampaknya sangat selektif dan menyasar barang-barang kebutuhan pokok yang bernilai jual tinggi. Adapun rincian barang yang berhasil dibawa kabur meliputi:
· 9 kantong beras kemasan 25 kg.
· 5 kantong beras kemasan 10 kg.
· 5 kantong beras merk Maya Asih kemasan 5 kg.
· 16 kantong beras tanpa merk seberat 24 kg per kantong.
· 12 liter minyak goreng merk Tropika.
· 20 kilogram gula pasir.
Total akumulasi kerugian dari hilangnya barang-barang tersebut ditaksir mencapai Rp10 juta lebih.
Polisi Buru Pelaku Melalui Rekaman CCTV
Pasca menerima laporan, tim dari Polsek Marga segera turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). AKP Sudarma menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku di balik aksi pembobolan tembok tersebut.
"Kasus ini sedang dalam tahap penyelidikan. Kami tengah memeriksa sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pergerakan pelaku," tegas AKP Sudarma pada Kamis (30/4/2026).
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan di sekitar lingkungan usaha, terutama pada hari-hari libur saat bangunan ditinggalkan tanpa penjagaan.[*]
Editor : Hari Puspita